kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45801,69   11,79   1.49%
  • EMAS1.048.000 1,85%
  • RD.SAHAM 0.64%
  • RD.CAMPURAN -0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

IHSG diwarnai profit taking, saham BBCA tetap diburu asing


Jumat, 05 Juni 2020 / 06:00 WIB
IHSG diwarnai profit taking, saham BBCA tetap diburu asing

Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi. IHSG turun 0,49% ke level 4.916,70 pada Kamis, 4 Juni 2020. Pelemahan IHSG dipimpin oleh indeks sektor aneka industri yang turun 1,50% dan pertambangan turun 1,01%. 

Pergerakan IHSG sontak turun setelah menyentuh level psikologis 5.000. Hal ini menurut Lanjar Nafi, Analis Reliance Sekuritas, akan menjadi indikasi koreksi jangka pendek setelah mengalami penguatan yang cukup signifikan sejak pekan lalu. Harga saham ASII turun 2,66% ditutup melemah menjadi kontributor utama pelemahan. Ini terjadi karena data penjualan motor di bawah ekspektasi yakni turun 79,3% berbanding ekspektasi turun 20% dan periode sama tahun sebelumnya. 

Baca Juga: Kinerja emiten di kuartal kedua 2020 diprediksi mengkhawatirkan

Meskipun demikian investor asing masih melakukan aksi beli bersih sebesar Rp 980,28 miliar dengan saham BBCA yang menjadi top net buy value. Investor bersikap hati-hati pada badai aksi profit taking jangka pendek.

Keputusan Bank Sentral Eropa yang diperkirakan menambah stimulus program penyelamatan dengan tambahan € 500 miliar untuk pembelian aset akan menjadi penggerak bursa saham. Tak hanya itu, koalisi Kanselir Angela Merkel menyetujui paket stimulus € 130 miliar setara dengan US$ 145 miliar untuk memacu pengeluaran konsumen jangka pendek dan membuat bisnis berinvestasi lagi juga menjadi sentimen positif bagi bursa saham. 

Selanjutnya sentimen akhir pekan akan menentukan pergerakan ekuitas global adalah aksi ambil untung setelah mengalami penguatan. Secara teknikal, Lanjar menyebut, IHSG menyentuh target psikologis 5.000 dan turun terkoreksi memberikan signal aksi profit taking. 

Baca Juga: IHSG masih bisa menguat terbatas, ini saham pilihan Reliance

Indikator stochastic dan RSI mulai membentuk pola bearish reversal dengan deadcross dan bearish reversal pattern. Candlestick membentuk pola bearish harami dengan shadow high yang fals break resistance psikologis 5.000. "Sehingga kami memperkirakan secara teknikal IHSG berpotensi kembali terkoreksi jangka pendek," terang Lanjar seperti dikutip dalam riset. Pada pergerakan akhir pekan dengan support resistance 4.835-4.960. 

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya ADHI, INCO, LSIP, MAPI, MEDC, SIMP, SMCB dan TBIG.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×