kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.550   50,00   0,29%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG diramal masih akan tersenyum manis hari ini


Selasa, 03 Desember 2013 / 08:40 WIB
ILUSTRASI. Hokben hadirkan menu Simple Set Beef Teriyaki dengan harga diskon (dok/Hokben)


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA Setelah ditunggu-tunggu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya behasil ditutup menguat pada perdagangan kemarin. Nah, seiring dengan positifnya data-data makro, maka penguatan indeks diperkirakan masih akan terus berlanjut pada perdagangan hari ini, (3/12).

"Kemarin, IHSG ditutup di atas level resistance 4.310. Ini mencerminkan dimulainya kembali pergerakan uptrend pada IHSG," ujar William Suryawijaya, analis Asjaya Indosurya Securities.

Dia meramal, untuk hari ini kisarannya ada di level 4.270. Konfirmasi lanjutan terletak pada level 4.427 yang merupakan titik balik arah dari IHSG menuju uptrend. Support saat ini berada pada 4.222. Saham yang perlu diperhatikan adalah BBCA, UNVR, RPTI, LSIP, AKRA, MPMX, BBNI.

Reza Priyambada, Kepala Riset Trust Securities memiliki pendapat senada. Potensi penguatan indeks hari ini masih akan didorong oleh menguatnya data makro yang juga mampu memetralisir variatifnya pergerakan bursa global.

"Hari ini, support -nya ada di level 4.250-4.285 dan resistance 4.340-4.345," imbuh Reza. ANTM, HRUM, INCO, CPIN, SMGR merupakan saham yang bisa dieksekusi dengan buy on weakness.

Dia berharap, semoga saja sentimen positif seperti ini bisa terus terjaga meski kenaikan indeks akan membentuk gap 4.256-4265.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×