kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.685   41,57   0,74%
  • KOMPAS100 735   6,79   0,93%
  • LQ45 558   4,69   0,85%
  • ISSI 198   1,15   0,59%
  • IDX30 316   1,97   0,63%
  • IDXHIDIV20 389   -0,08   -0,02%
  • IDX80 84   0,76   0,91%
  • IDXV30 106   -0,43   -0,40%
  • IDXQ30 102   0,26   0,25%

IHSG diramal bisa capai level 5.300 sampai tutup tahun, ini rekomendasi analis


Senin, 05 Oktober 2020 / 20:33 WIB
ILUSTRASI. Petugas kebersihan melintas di depan layar pergerakan IHSG. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Tendi Mahadi

Dari segi harga, sekarang ini GGRM juga terbilang cukup menarik. Pada penutupan perdagangan Senin (5/10) harga saham GGRM meningkat 4,19% ke harga Rp 41,675 per saham. Adapun PER GGRM tercatat 10,49 kali dan PBV tercatat 1,46 kali.

Selain sektor telekomunikasi dan konsumer, ia mengatakan sektor perbankan juga bisa menjadi pilihan, meski secara kinerja masih cukup banyak tekanan di tahun 2020. Bahkan, Otoritas Jasa Keuangan memprediksi, sampai akhir tahun laba perbankan bisa turun 30%-40%.

Baca Juga: Simak deretan sentimen yang akan mempengaruhi IHSG di kuartal keempat tahun ini

Walaupun begitu, Wisnu bilang saham BBNI dan BBRI menarik untuk diakumulasi dan berpotensi terkena efek window dressing di kuartal empat ini.

Ia menyarankan pelaku pasar untuk dapat buy on weakness saham BBNI dengan target harga Rp 5.000 dan BBRI dengan target harga Rp 3.600. Sementara target harga untuk TLKM di Rp 3.000 dan target harga GGRM di Rp 45.000 per saham.

Selanjutnya: Bisnis hotel membaik, Red Planet (PSKT) proyeksikan okupansi 60% di kuartal IV-2020

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×