kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.856.000   -34.000   -1,18%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

IHSG diprediksi menuju resistance 5.097,14 pada sepekan ke depan


Minggu, 21 Juni 2020 / 20:40 WIB
IHSG diprediksi menuju resistance 5.097,14 pada sepekan ke depan
ILUSTRASI. IHSG pada pekan ini akan bergerak dengan support 4.778,71 dan resistance 5.097,14.


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selama lima hari perdagangan terakhir hingga Jumat (19/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakumulasi kenaikan 1,27% ke posisi 4.942,28. Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama memprediksi, IHSG masih berpotensi menguat pada perdagangan pekan depan.

Menurut Nafan, berdasarkan rasio fibonacci, IHSG pada pekan ini akan bergerak dengan support 4.778,71 dan resistance 5.097,14. Berdasarkan indikator, MACD masih menunjukkan sinyal positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke atas di area netral. "Di sisi lain, terlihat bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," kata Nafan, Minggu (21/6).

Baca Juga: Jelang rilis kinerja kuartal II-2020, IHSG berpotensi melemah

Dari segi fundamental, pelaku pasar juga menyambut positif stimulus dan kebijakan moneter yang dibuat untuk memulihkan perekonomian. Belum lama ini, bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve berencana akan membeli obligasi korporasi individual hingga US$ 750 miliar. Kemudian, Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 bps, dari 4,5% menjadi 4,25%.

"Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur maupun jasa pada negara-negara perekonomian maju juga mulai merangkak naik, meskipun masih dalam kategori kontraksi," ungkap Nafan.

Pasar saham dalam negeri juga diprediksi masih akan memperoleh sentimen positif dari periode pembagian dividen. Menurut dia, kenaikan IHSG pada pekan depan bakal terdorong oleh sektor keuangan, barang konsumsi, infrastruktur, properti, dan pertambangan.

Baca Juga: IHSG berpeluang turun pada Senin (22/6), aksi jual asing masih mewarnai bursa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×