kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

IHSG bisa melanjutkan penguatan pada Selasa (19/1)


Senin, 18 Januari 2021 / 17:20 WIB
IHSG bisa melanjutkan penguatan pada Selasa (19/1)
ILUSTRASI. IHSG akan bergerak di rentang support 6.277 dan resistance 6.427 pada Selasa (19/1).


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,26% ke level 6.389,83 pada perdagangan Senin (18/1). Penguatan tipis ini terjadi setelah pada dua hari perdagangan sebelumnya IHSG ditutup melemah. Asing justru tercatat melakukan aksi jual bersih Rp 175,6 miliar di seluruh pasar, di tengah penguatan IHSG. 

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardiastama memprediksi IHSG masih akan menguat pada perdagangan Selasa (19/1). Dia memprediksi, IHSG akan bergerak di rentang support 6.277 dan resistance 6.427. 

Penguatan didorong oleh sentimen fundamental dari negara mitra dagang yang cukup positif, diawali dengan membaiknya produksi industri Cina dan utilisasi pabrik yg meningkat. "Diharapkan hal ini dapat berdampak pada naiknya permintaan, mengingat China saat ini masih menjadi mitra dagang nomor satu bagi Indonesia," kata Okie. 

Neraca dagang Indonesia sepanjang 2020 menunjukkan surplus US$ 21,74 miliar. Dari data tersebut, sepanjang Desember 2020 Indonesia mengalami defisit neraca perdagangan dengan Cina sebesar US$ 1,12 miliar. 

Baca Juga: IHSG diprediksi melemah pada Selasa (19/1) karena investor wait and see

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor dari China ke Indonesia pada Desember 2020 meningkat sebesar US$ 550,1 juta. Berdasarkan pangsa pasar, China masih memegang porsi tertinggi yaitu 34,28%. 

Selain itu, sentimen dari keseriusan pemerintah dalam mendatangkan investasi asing lewat sovereign wealth fund (SWF) cukup positif. Hal ini diharapkan dapat menopang pertumbuhan ekonomi di mana belanja pemerintah saat ini masih menjadi penopang daya beli secara keseluruhan. Dari sentimen tersebut, Okie mengatakan beberapa saham bank yaitu BBNI dan BBCA dapat dicermati. 

Baca Juga: IHSG menguat ke 6.389 pada Senin (18/1), net sell asing mencapai Rp 175 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×