kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.565   12,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG berpotensi melemah, simak 6 saham pilihan Binaartha


Jumat, 30 November 2018 / 20:12 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan 0,84% di level 6.056 pada Jumat (30/11).

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengatakan bahwa secara teknikal, MACD berada di area positif. Namun demikian, stochastic sudah membentuk pola dead cross di area overbought.

"Di sisi lain, terlihat pola bearish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," katanya pada hari ini.

Maka, dia memprediksi indeks bakal kembali melemah pada awal pekan depan (3/12). Dengan support pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.035 hingga 6.015. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki rentang pada 6.096 hingga 6.137.

Ia juga turut menyertakan sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

1. BBCA, Daily (26.050) (RoE: 16,64%; PER: 25,76 kali; EPS: 1.011,37; PBV: 4,29 kali; Beta: 1,09):

Terlihat pola tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. “Sell on Strength” pada area 26.100 – 26.200, dengan target harga di level 25.500. Resistance: 26.500.

2. BKSL, Daily (113) (RoE: 0,56%; PER: 108,65 kali; EPS: 1,04; PBV: 0,61 kali; Beta: 1,62):

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada level 110 – 114, dengan target harga secara bertahap di level 120 dan 128. Support: 102.

3. BWPT, Daily (163) (RoE: -6.00%; PER: -14,57 kali; EPS: -11,25; PBV: 0,87 kali; Beta: 0,82):

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish stick sandwich candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 160 - 164, dengan target harga secara bertahap di level 168 dan 178. Support: 152.

4. ISSP, Daily (86) (RoE: 0,72%; PER: 28,67 kali; EPS: 3; PBV: 0,22 kali; Beta: 1,56):

Pergerakan harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 84 – 86, dengan target harga secara bertahap di level 91, 97, 108, 127 dan 147. Support: 75.

5. MNCN, Daily (790) (RoERoE: 12,24%; PER: 8,57 kali; EPS: 92,23; PBV: 1,05 kali; Beta: 1,38):

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 775 – 790, dengan target harga secara bertahap di level 805, 820, 835, 875 dan 915. Support: 775 & 755.

6. SSMS, Daily (1.195) (RoE: 10,85%; PER: 23,72 kali; EPS: 50,59; PBV: 2,58x; Beta: 1,41):

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1.180 – 1.200, dengan target harga secara bertahap di level 1.225 dan 1.270. Support: 1.160.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×