kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.805   20,00   0,12%
  • IDX 7.923   -406,88   -4,88%
  • KOMPAS100 1.108   -57,53   -4,94%
  • LQ45 806   -27,29   -3,27%
  • ISSI 278   -19,24   -6,46%
  • IDX30 421   -8,88   -2,07%
  • IDXHIDIV20 505   -4,36   -0,85%
  • IDX80 123   -5,79   -4,48%
  • IDXV30 135   -3,57   -2,57%
  • IDXQ30 137   -1,44   -1,04%

IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Cermati Saham Rekomendasi Analis untuk Selasa (3/2)


Senin, 02 Februari 2026 / 18:01 WIB
IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Cermati Saham Rekomendasi Analis untuk Selasa (3/2)
ILUSTRASI. IHSG sesi I ditutup melemah (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Noverius Laoli

Ia menambahkan, komitmen pemerintah dalam membenahi keterbukaan informasi pasar, khususnya terkait formula free float dan keterbukaan ultimate beneficial owner (UBO), berpotensi menjadi faktor peredam tekanan ke depan.

Senada, VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi menilai pergerakan IHSG dalam jangka pendek masih fluktuatif, dengan peluang tekanan lanjutan jika gagal bertahan di area support.

“Level support penting berada di kisaran 7.600-7.700, sementara resistance terdekat di 8.170-8.400. Selama IHSG belum mampu kembali menembus resistance tersebut, pasar masih rentan terhadap koreksi lanjutan,” katanya.

Baca Juga: IDX Basic Materials Melonjak di Awal 2026, Cermati Saham Rekomendasi Analis

Ia memperkirakan skenario terburuk IHSG berpotensi mengarah ke area 7.250–7.500 apabila tekanan asing berlanjut dan ketidakpastian kebijakan belum mereda.

Untuk strategi jangka pendek, Audi melihat sektor defensif dan konsumer relatif lebih tahan terhadap tekanan pasar. Saham yang dapat dicermati antara lain INDF dengan target resistance di kisaran Rp7.275-Rp7.450 serta PTBA dengan target di area Rp2.700-Rp2.800.

Sementara itu, Reza menilai kebijakan peningkatan likuiditas pasar, seperti rencana penguatan investasi institusional domestik dan dorongan pada saham berlikuiditas besar, berpotensi menguntungkan saham-saham blue chip dan defensif.

Baca Juga: Proyeksi IHSG dan Saham Pilihan Analis Jelang Rebalancing LQ45 dan Update MSCI

“Saham pilihan secara teknikal antara lain INDF dengan support Rp6.700 dan resistance Rp7.400, serta AADI dengan support Rp7.750 dan resistance Rp8.550,” tutupnya.

Selanjutnya: Begini Strategi Erajaya Swasembada (ERAA) Optimalkan Kinerja Bisnis pada 2026

Menarik Dibaca: Ini 5 Aset Kripto Top Gainers saat Pelemahan Pasar Tak Terbendung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×