kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

IHSG berpeluang menguat lagi pada perdagangan esok


Senin, 01 Juli 2019 / 17:07 WIB

IHSG berpeluang menguat lagi pada perdagangan esok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada Senin (1/7). IHSG naik 21,06 poin atau 0,33% dari penutupan sebelumnya. Peningkatan tersebut membuat IHSG hinggap di level 6.379,68.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto melihat pergerakan tersebut dipengaruhi oleh tiga sentimen yakni kesepakatan dagang Amerika Serikat (AS) dan China, efek terpilihnya Presiden RI Joko Widodo dan window dressing kuartal kedua. Seperti diketahui Presiden AS Donald Trump secara tegas mengatakan akan menahan perang dagang. Trump akan menunda pengenaan tambahan tarif bagi produk impor senilai US$ 300 miliar. Lebih lanjut, China telah setuju membeli beberapa produk agrikultur asal AS.


William menambahkan, hari ini sektor yang meningkat signifikan adalah sektor perkebunan dan industri dasar. "Sedangkan penurunan terjadi pada sektor konsumsi," jelas William saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (7/1).

Asal tahu saja sepanjang perdagangan hari ini, asing mencatat aksi beli bersih sebesar Rp 761,92 miliar di semua pasar. Sementara itu, di pasar regular, asing mencatat pembelian bersih Rp 767,78 miliar. Dalam sehari, volume transaksi mencapai 19,5 miliar saham dengan nilai turnover mencapai Rp 8,5 triliun. Sementara itu frekuensi transaksi terjadi sebanyak 510.744 kali

Lebih lanjut, William memproyeksikan IHSG besok akan menguat di kisaran 6.350 hingga 6.420. "Sentimen masih window dressing, umumnya berlangsung selama dua minggu," jelas dia.

Adapun, untuk esok hari, William merekomendasikan untuk pelaku pasar membeli saham PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE), PT Kawasan Industri Jababeka (KIJA), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).


Reporter: Benedicta Prima
Editor: Wahyu Rahmawati

Video Pilihan

Tag

Close [X]
×