kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IBS targetkan pendapatan berlipat empat di 2012


Senin, 30 Juli 2012 / 15:55 WIB
ILUSTRASI. DPR menyetujui usul Menteri Keuangan untuk mengenakan cukai terhadap produk plastik yang meliputi kantong plastik hingga minuman berpemanis dalam kemasan plastik atau kemasan kecil (sachet) siap dikonsumsi. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/ama.


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas |

JAKARTA. PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBS) menargetkan mengantongi pendapatan Rp 400 miliar sampai akhir tahun 2012. Target ini berlipat empat dari dari pendapatan tahun 2011 yang hanya Rp 100 miliar.

Direktur IBS Stefanus Sudyatmoko menambahkan, IBS akan fokus pada pembangunan menara telekomunikasi, akuisisi menara sebagai pengembangan usaha, serta penyediaan penguatan sinyal (in-buliding solution).

Untuk mendanainya, IBS menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar Rp 200 miliar-Rp 300 miliar. “Dana tersebut sebagian besar akan berasal dari hasil Initial Public Offering (IPO)," jelas Stefanus Senin (30/7). IBS akan menawarkan saham perdana pada 23 Agustus-27 Agustus mendatang.

Stefanus bilang, untuk tahun ini perseroan akan membangun 50 tower yang tetap akan berkonsentrasi di wilayah Jawa, Bali, dan Sumatra. "Tahun depan mungkin kami akan membangun 250 tower lagi," imbuhnya.

Direktur Utama IBS Andrie Tjoe menambahkan, IBS tahun lalu sudah mengakuisisi 1.870 menara yang tersebar di wilayah-wilayah stategis di Indonesia dengan konsentrasi pada wilayah Jawa, Bali, dan Sumatra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×