kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

HOTL telah menggunakan seluruh dana hasil IPO


Kamis, 18 Juli 2013 / 06:00 WIB
ILUSTRASI. Pegawai PT Ant Information Consulting (AIC) duduk di depan komputer saat penggerebekan kantor pinjaman online ilegal di Kelapa Gading, Jakarta, Senin (18/10/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL) telah menggunakan seluruh dana hasil penerbitan saham perdana atau initial public offering (IPO) senilai Rp 101,75 miliar.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/7), dana IPO tersebut digunakan untuk empat kebutuhan. Pertama, pelunasan utang ke Bank CIMB Niaga Rp 37,5 Miliar.

Kedua, memenuhi belanja modal Rp 16,83 miliar. Ketiga, ekspansi usaha senilai Rp 38,13 miliar. Keempat, modal kerja sebesar Rp 2,9 miliar. Kondisi itu setidaknya menjadi sinyalemen positif mengingat proses IPO HOTL sempat menarik perhatian publik.

Penyebabnya adalah laporan keuangan HOTL yang masih merah ketika melakukan IPO. Kala itu, HOTL menggunakan laporan keuangan Juni 2012 sebagai dasar valuasi IPO.Pada periode itu, HOTL masih merugi senilai Rp 15,53 miliar. Pada tahun 2010 dan 2011, Saraswati juga merugi masing-masing senilai Rp 9,25 miliar dan 36,92 miliar. BEI berdalih meloloskan Saraswati lantaran dianggap masih mempunyai prospek pasca IPO. Harga HOTL Rabu (17/7) stagnan di Rp 183.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×