kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.515.000   27.000   1,09%
  • USD/IDR 16.760   20,00   0,12%
  • IDX 8.859   111,06   1,27%
  • KOMPAS100 1.218   13,00   1,08%
  • LQ45 860   7,77   0,91%
  • ISSI 321   6,07   1,93%
  • IDX30 442   3,55   0,81%
  • IDXHIDIV20 516   4,55   0,89%
  • IDX80 135   1,55   1,16%
  • IDXV30 142   1,46   1,04%
  • IDXQ30 142   1,34   0,96%

Holding BUMN farmasi resmi terbentuk, simak rekomendasi analis


Kamis, 06 Februari 2020 / 20:12 WIB
Holding BUMN farmasi resmi terbentuk, simak rekomendasi analis
ILUSTRASI. Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir (kedua kanan) bersama Direktur Utama Kimia Farma Tbk Verdi Budidarmo (kanan), Direktur Utama Indofarma Tbk Arief Pramuhanto (kedua kiri) dan SEVP Produksi Bio Farma Juliman, menyampaikan keterangan pers tentang hold


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Menurutnya, untuk saat ini saham-saham emiten farmasi masih belum dilirik. William menyarankan trading untuk jangka pendek dan jangka menengah dengan jangka waktu hingga tiga bulan.

INAF direkomendasikan buy dengan target harga Rp 1.000, sementara KAEF disarankan wait and see.

Baca Juga: Kimia Farma (KAEF) targetkan kurangi impor bahan baku obat dari China hingga 15%

Untuk PEHA jika perdagangan sudah ramai dan harganya mulai naik,  William  baru menyarankan buy dengan target harga Rp 1.000 hingga Rp 1.600. Adapun strategi perdagangan yang disarankan adalah jangka panjang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×