kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Holding BUMN farmasi resmi terbentuk, simak rekomendasi analis


Kamis, 06 Februari 2020 / 20:12 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir (kedua kanan) bersama Direktur Utama Kimia Farma Tbk Verdi Budidarmo (kanan), Direktur Utama Indofarma Tbk Arief Pramuhanto (kedua kiri) dan SEVP Produksi Bio Farma Juliman, menyampaikan keterangan pers tentang hold


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Menurutnya, untuk saat ini saham-saham emiten farmasi masih belum dilirik. William menyarankan trading untuk jangka pendek dan jangka menengah dengan jangka waktu hingga tiga bulan.

INAF direkomendasikan buy dengan target harga Rp 1.000, sementara KAEF disarankan wait and see.

Baca Juga: Kimia Farma (KAEF) targetkan kurangi impor bahan baku obat dari China hingga 15%

Untuk PEHA jika perdagangan sudah ramai dan harganya mulai naik,  William  baru menyarankan buy dengan target harga Rp 1.000 hingga Rp 1.600. Adapun strategi perdagangan yang disarankan adalah jangka panjang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×