kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Hingga September, ADRO lunasi utang US$ 109 juta


Selasa, 01 November 2016 / 17:06 WIB


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melunasi pinjaman perbankan sebesar US$ 109 juta dalam periode sembilan bulan pertama tahun ini. Hal itu membuat utang bersih perseroan berkurang 43% year on year (yoy) menjadi US$ 511 juta.

Hingga saat ini, ADRO masih memiliki fasilitas pinjaman sebesar US$ 80 juta yang belum digunakan. Sehingga, total akses likuiditas ADRO mencapai US$ 1 miliar, termasuk dana kas senilai US$ 964 juta.

"Jadwal pembayaran utang masih berada di level terkendali, sekitar US$ 270 juta per tahun," ujar Garibaldi Thohir, Direktur Utama ADRO, Selasa (1/11).

Sementara itu, total pinjaman jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu setahun turun 3% menjadi US$ 149 juta. Jika ditotal, jumlah pinjaman jangka panjang perseroan turun 13% menjadi US$ 1,3 miliar.

Lalu,arus kas dari aktivitas operasional naik 23% yoy menjadi US$ 540 juta karena efisiensi yang dilakukan perseroan. Garibaldi menjelaskan, total dana belanja modal ADRO yang sudah terserap hingga September 2016 mencapai US$ 107 juta yang digunakan untuk pembelian alat berat.

Hingga Kuartal III 2016, perseroan mencetak kenaikan laba inti sebesar 23% menjadi US$ 281 juta. Sementara itu, laba bersihnya tercatat sebesar US$ 209,1 juta, naik dari US$ 180 juta.

Kenaikan laba bersih ini justru berada di kala perseroan mencetak penurunan pendapatan dari US$ 2,1 miliar pada Kuartal III 2015 menjadi US$ 1,7 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×