kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Hati-hati, pemodal asing gemar profit taking


Jumat, 02 November 2012 / 13:25 WIB
Hati-hati, pemodal asing gemar profit taking
ILUSTRASI. Contoh kamar tidur berwarna biru. Foto:?Molly Culver via Instagram @jointhebandd


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas |

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak merespon sinyal bullish pada bursa regional. IHSG ditutup menurun tipis ditengah regional yang masih memperlihatkan kenaikan.

IHSG melandai seiring dengan aksi profit taking asing. Nilai jual bersih alias net sell asing di pasar reguler mencapai Rp 51 miliar.

Pengamat pasar modal Irwan Ariston Napitupulu melihat sejumlah investor pasca melakukan pergantian (switching) portfolio pasca rilis laporan keuangan kuartal ketiga. 

"Pemodal memanfaatkan momen untuk akumulasi ulang portfolio. Mereka menyesuaikan kinerja saham dengan hasil dari kinerja emiten yang bersangkutan," kata Irwan, Jumat (2/11). Dia memprediksi IHSG akan bergerak plus minus 0,5% sampai akhir sesi kedua nanti.

Analis e-trading Andrew Argadi juga melihat, tren profit taking pelaku pasar masih belum selesai walupun tadi pagi pasar sempat naik.

"Pemodal sedang melakukan evaluasi atas portfolio mereka dengan kecenderungan jual jika kenaikan harga saham sudah melebihi realisasi kenaikan laba emiten tersebut atau melakukan beli untuk kondisi yang sebaliknya," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×