kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Hasil FOMC tentukan arah rupiah hari ini


Kamis, 02 Februari 2017 / 08:38 WIB


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rupiah kembali melemah. Di pasar spot, Rabu (1/2), kurs rupiah melemah 0,1% dibanding sehari sebelumnya ke Rp 13.368 per dollar AS. Mengacu kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah terkoreksi 0,04% ke Rp 13.349 per dollar AS.

Josua Pardede, ekonom Bank Permata, mengatakan, rupiah tertekan data inflasi Januari yang mencapai 0,97%. Padahal sebelumnya Gubernur BI Agus Martowardojo memperkirakan inflasi hanya sekitar 0,69%. "Di awal pembukaan memang flat tetapi setelah rilis inflasi cenderung melemah," ujar Josua.

Selain itu pelaku pasar masih wait and see. Pasar menunggu hasil rapat petinggi The Fed, yang diumumkan hari ini.

Vidi Yuliansyah, analis Monex Investindo Futures, menilai kehati-hatian pelaku pasar dalam menyikapi hasil rapat FOMC sangat terlihat dalam pergerakan rupiah kemarin. Hal tersebut masih akan terasa hari ini.

Jika The Fed memberi sinyal tegas soal rencana kenaikan suku bunga tiga kali tahun ini, dollar akan menguat. Hari ini, Vidi memprediksi rupiah melemah tipis dan bergerak antara Rp 13.340-Rp 13.470. Sebaliknya, prediksi Josua rupiah menguat tipis di Rp 13.300-Rp 13.400.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×