kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Hary Tanoe roadshow ke berbagai negara, cari pembiayaan untuk MNCN?


Senin, 24 Juni 2019 / 21:07 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisaris Utama PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Hary Tanoesoedibjo roadshow ke berbagai negara untuk mempromosikan perusahaan medianya itu.

"Saya baru pulang dari Amerika dan Inggris seperti Los Angeles, Washington DC dan Boston untuk mem-promote MNCN," katanya dalam RUPSLB MNCN, Senin (24/6).

Pertemuan itu, ia lakukan dengan investment comitee guna menjelaskan bahwa perusahaannya sudah mulai bertransformasi dari media free to air (FTA) ke digital.

"Sebab, masih ada salah persepsi kalau bisnis media saat ini masih sangat konvensional di Indonesia yang mengandalkan FTA yang perfoma cenderung slowing down," jelas Hary.

Kegiatan roadshow ya ini memang tidak menutup kemungkinan untuk mencari investor strategis. "Ini juga akan kita lakukan di dalam negeri," katanya.

Sebelumnya, ia memberi isyarat MNCN sedang dalam pembicaraan  dengan investor. Meski begitu ia menampik pihak yang dimaksud adalah Canal+, anak usaha Vivendi SA.

Vivendi SA merupakan perusahaan asal Prancis yang dimiliki oleh miliuner Vincent Bollore, lewat anak usahanya di bidang penyiaran Canal+.

"Kita tolak dari awal karena mereka (Vivendi) karena tidak strategic value di FTA dan konten," tutur Hary.

"Tapi ada lah (investor baru), pokoknya nanti sahamnya naik," tutup dia singkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×