kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Hartadinata Abadi siapkan Rp 400 miliar bangun 200 toko emas hingga 2019


Senin, 05 Februari 2018 / 21:36 WIB
ILUSTRASI. PT Hartadinata Abadi Tbk


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) tetap menganggap gerai ritel merupakan salah satu ujung tombak dari penjualan. Tak heran bila perusahaan ini akan ekspansi untuk membuka gerai-gerai baru pada tahun ini dan tahun depan.

Sandra Sunanto, Direktur Utama HRTA menyampaikan, pihaknya sudah memiliki pipeline ekspansi di tahun politik 2018-2019. Pada saat tahun politik, biasanya emas menjadi primadona ketimbang produk investasi lainnya. Ini dijadikan peluang bagi Hartadinata. 

Selain itu, perusahaan ini juga mengembangkan penjualan online dengan target market wholesaler dan toko-toko emas. Untuk gerai sendiri, perusahaan ini sudah mengalokasikan dana belanja modal Rp 300 miliar - Rp 400 miliar per tahun.

"Sampai dengan tahun 2019 kami menargetkan menambah gerai baru sebanyak 200 gerai dengan estimasi capex Rp 300 miliar sampai dengan Rp 400 miliar per tahun," ujarnya kepada Kontan.co.id lewat surat elektronik, Senin (5/2).

Saat ini perusahaan ini sudah memiliki 23 gerai emas dengan rincian 19 gerai Toko ACC, 2 gerai Celine Fashion Jewellry dan 2 gerai Perfect Jewellery. Perluasan jaringan toko ini diharapkan bisa menggenjot kinerja Hartadinata dalam dua tahun ini.

Selain mengembangkan penjualan online dan penambahan gerai ritel, perusahaan ini juga terus fokus pada pengembangan pada desain-desain produk miliknya. Upaya ini diharapkan bisa menggenjot penjualan sebesar 15%-20% pada tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×