kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45906,49   -0,12   -0.01%
  • EMAS927.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.33%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Hartadinata Abadi (HRTA) proyeksi kontribusi bisnis gadai baru 2% di tahun ini


Kamis, 08 April 2021 / 16:46 WIB
Hartadinata Abadi (HRTA) proyeksi kontribusi bisnis gadai baru 2% di tahun ini
ILUSTRASI. Toko milih PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA)

Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Sandra Sunanto memproyeksikan, layanan pegadaian yang resmi diluncurkan perusahaan, dapat berkontribusi sebesar 1% sampai 2% dari pendapatan HRTA secara keseluruhan di tahun ini.

"Kami tidak muluk-muluk, di tahun 2021 kami ada beberapa outlet baru mendapat izin. Jadi proyeksi kami di 2021 memberikan kontribusi 1%-2% pendapatan bersih di 2021,” kata dia saat konferensi pers yang berlangsung virtual, Kamis (8/4).

Sebagai informasi, HRTA resmi meluncurkan outlet gadai emas melalui anak usahanya, PT Gemilang Hartadinata Abadi pada hari ini.

Hingga saat ini, perusahaan memiliki 54 unit pelayanan gadai emas yang mayoritas berada di wilayah Jawa Barat. Tahun ini, HRTA berekspansi Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Sandra bilang, bahwa perusahaan melihat potensi bisnis yang cerah dari bisnis gadai sehingga diyakini dapat berkontribusi baik untuk keseluruhan pendapatan HRTA.

“Ini akan jadi tantangan sendiri bagi perusahaan untuk masuk ke bisnis gadai. Namun, ini satu unit bisnis yang potensial untuk kami tekuni, banyak potensi di Indonesia ke depan tidak gadai konvensional tapi ada produk lain,” ujar Sandra.

Baca Juga: Hartadinata Abadi (HRTA) luncurkan unit bisnis gadai emas, Gemilang Hartadinata Abadi

 

 

 

HRTA pun berusaha untuk melebarkan sayapnya di bisnis gadai emas ini dengan membidik pasar baru di Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta. Perusahaan pun berniat menambah outlet gadai emas ini hingga 100. 

Kinerja keuangan HRTA di tahun lalu pun cukup mentereng, Hingga kuartal III-2020, HRTA mengantongi kenaikan penjualan 31,28% year on year (yoy) menjadi Rp 3,15 triliun dari periode sama tahun lalu Rp 2,4 triliun.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ikut terkerek menjadi Rp 134,10 miliar. Realisasi ini terkerek 14,52% yoy.

HRTA pun optimistis bisa mencatatkan pendapatan hingga Rp 3,4 triliun di tahun 2020. Adapun pada pada akhir tahun 2019, HRTA membukukan pendapatan Rp 3,24 triliun.

 

Selanjutnya: Hartadinata (HRTA) catat kinerja ciamik di kuartal III 2020 imbas kenaikan harga emas

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×