kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Harga Timah Menguat, Begini Rekomendasi Saham Timah (TINS) dari Analis


Jumat, 11 Maret 2022 / 07:45 WIB


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Tendi Mahadi

Dengan belum adanya jadwal yang jelas soal keluarnya persetujuan tersebut, keterlambatan ini dinilai akan mengurangi pasokan timah global pada tahun ini. Terlebih lagi, perusahaan privat ini berkontribusi terhadap 67% dari total volume ekspor timah Indonesia pada tahun lalu. 

“Alhasil, ini akan membuat ASP menjadi lebih tinggi seiring dengan ketatnya pasokan timah global,” imbuhnya. 

Lebih lanjut, Inav juga meyakini akan ada upside tambahan untuk TINS pada paruh kedua tahun ini seiring dengan TSL Ausmelt Furnace yang segera beroperasi pada kuartal III-2022. Smelter baru ini dinilai memiliki efisiensi biaya produksi yang lebih baik sehingga bisa menjadi katalis positif untuk TINS. 

Sedangkan Frankie menilai, TSL Ausmelt Furnace akan ikut turut mendongkrak kinerja TINS sendiri. Dengan nilai investasi mencapai US$ 80 juta, dari smelter ini memiliki kapasitas peleburan sampai 40 ribu ton timah per tahun, dengan proyeksi pendapatan sebesar US$ 126,31 juta.

Pada tahun ini, Inav memproyeksikan TINS bisa membukukan pendapatan sebesar Rp 19,8 triliun dengan laba bersih Rp 1,26 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×