kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Harga saham BRPT overprice di tengah penurunan kinerja, simak rekomendasinya


Rabu, 22 Juli 2020 / 19:54 WIB
Harga saham BRPT overprice di tengah penurunan kinerja, simak rekomendasinya
ILUSTRASI. Dirut PT Barito Pacific Tbk, Agus Salim Pangestu


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Herlina Kartika Dewi

Sedangkan, kinerja segmen energi panas bumi dari BRPT cenderung stabil.  Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony memproyeksikan dalam jangka panjang kinerja BRPT berpotensi tumbuh. Apalagi setelah BRPT mengakuisisi Star Energy yang merupakan perusahaan geothermal.

"Secara prospek jangka panjang cukup baik," kata Chris, Rabu (22/7).

Selain itu, BRPT kini tengah fokus membangun Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 9 dan 10. Baru-baru ini BRPT telah menandatangani perjanjian pinjaman pemegang saham senilai US$ 252 juta dengan anak usahanya PT Indo Raya Tenaga untuk membangun PLTU berkapasitas 1.000 megawatt tersebut.

Chris menilai PLTU bisa membantu BRPT untuk mencetak keuntungan di masa depan. Namun, sekedar informasi kontribusi segmen listrik ke pendapatan BRPT masih tergolong kecil.

Baca Juga: Kepemilikan Prajogo Pangestu di Barito Pacific (BRPT) meningkat menjadi 72,14%

Melihat kinerja BRPT yang saat ini menurun, Chris menilai harga saham BRPT sudah terlalu tinggi (overprice). Oleh karena itu Chris cenderung wait and see terhadap BRPT dan perlu untuk menunggu hasil kinerja positif dari BRPT.

"Kinerja dengan harga saham cenderung terlalu besar gap-nya," kata Chris.

Hingga akhir tahun Chris memproyeksikan pendapatan BRPT tumbuh 5% dengan laba bersih tumbuh 1%-2%.

Sementara, Young Jun merekomendasikan sell di target harga Rp 750 per saham. HArga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×