kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.577.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Harga Rp 460, Ini Saham yang Diprediksi Masuk Indeks MSCI Global Februari 2026


Jumat, 09 Januari 2026 / 05:53 WIB
Harga Rp 460, Ini Saham yang Diprediksi Masuk Indeks MSCI Global Februari 2026
ILUSTRASI. Harga Rp 460, Ini Saham yang Diprediksi Masuk Indeks MSCI Global Februari 2026


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor saham Indonesia jangan lupa ada rebalancing indeks saham Morgan Stanley Capital International (MSCI) periode Februari 2026. Sejumlah saham di pasar modal Indonesia diprediksi masuk indeks MSCI Februari 2026. Bahkan, beberapa saham memiliki harga yang receh, mulai dari Rp 460. 

MSCI adalah perusahaan riset investasi yang membuat indeks untuk mengukur kinerja pasar di berbagai wilayah dan kategori. MSCI memiliki serangkaian indeks saham global yang menjadi kompas utama bagi investor asing untuk mengukur kinerja pasar saham di berbagai negara (maju, berkembang, hingga perbatasan) dan sektor, serta panduan alokasi dana investasi institusional, yang mencakup saham-saham besar dan menengah sesuai kriteria tertentu untuk merefleksikan kondisi pasar.

Suatu saham masuk indeks MSCI berdampak positif. Permintaan investor global terhadap saham tersebut akan meningkat, seringkali mendorong kenaikan harga saham. 

Baca Juga: Wall Street Ditutup Beragam, Saham Teknologi Turun, Sementara Saham Pertahanan Naik

MSCI berencana mengubah metode perhitungan free float saham emiten Indonesia agar berpeluang masuk ke dalam indeks global. Kebijakan ini menjadi salah satu sentimen penting yang tengah dinanti oleh pelaku pasar.

Seperti diketahui, pada 27 Oktober 2025, MSCI mengumumkan permintaan masukan kepada pelaku pasar terkait rencana penggunaan Monthly Holding Composition Report (MHCR) dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai referensi tambahan dalam menghitung porsi free float saham.

Isu free float menjadi krusial bagi emiten yang ingin masuk ke dalam indeks MSCI. Sejumlah perusahaan tercatat mulai menata ulang struktur kepemilikan saham guna memperbesar porsi free float serta meningkatkan likuiditas perdagangan di pasar.

Head of Research Kisi Sekuritas, Muhammad Wafi, menilai PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) berpotensi masuk dalam rebalancing MSCI pada Februari 2026. Menurutnya, PANI memiliki kapitalisasi pasar yang besar, dengan catatan mampu memenuhi ketentuan free float yang ditetapkan.

Tonton: Kementerian ESDM Catat Lifting Minyak Capai 605.300 Barel per Hari Sepanjang 2025

Selain PANI, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) juga dinilai berpeluang naik kelas ke MSCI Global Standard Index, apabila mampu memenuhi standar likuiditas terbaru, khususnya dari sisi rata-rata nilai transaksi harian.

“Menjelang pengumuman rebalancing, biasanya akan terjadi peningkatan volatilitas akibat spekulasi pasar,” ujar Wafi kepada Kontan, Kamis (8/1/2026).

Wafi menambahkan, apabila PANI resmi masuk ke dalam indeks MSCI, maka potensi aliran dana asing (foreign inflow) cukup terbuka. Meski demikian, investor tetap perlu mencermati risiko buy on rumor, sell on news saat tanggal efektif rebalancing, mengingat valuasi PANI saat ini sudah tergolong mahal.

Untuk strategi jangka pendek, Wafi merekomendasikan trading buy saham PANI dengan target harga Rp 13.200 per saham.

Baca Juga: Asing Net Buy Rp 950 Miliar, Cermati Saham yang Banyak Diborong, Kamis (8/1)

Sementara itu, Equity Research Analyst Indo Premier Sekuritas, Ryan Winipta dan Reggie Parengkuan, menilai saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memiliki peluang terbesar untuk masuk ke dalam MSCI Standard Cap Index pada peninjauan indeks Februari 2026.

Selain BUMI, PT Petrosea Tbk (PTRO) juga disebut memiliki peluang besar sebagai kandidat kedua yang berpotensi naik kelas ke MSCI Standard Cap Index. Saat ini, baik BUMI maupun PTRO masih tercatat sebagai anggota MSCI Small Cap Indonesia Index. 

Dibandingkan saham lain yang diprediksi masuk MSCI, harga saham BUMI terlihat paling kecil. Pada perdagangan Kamis 8 Januari 2026, harga saham BUMI parkir di level 460 naik 8 poin atau 1,77%.

Namun dalam setahun terakhir, harga saham BUMI sudah melesat 352 poin atau 325,93%. 

Kementerian ESDM Catat Lifting Minyak Capai 605.300 Barel per Hari Sepanjang 2025

Selanjutnya: Jangan Anggap Remeh! Asam Urat Picu Penyakit Kardiovaskular

Menarik Dibaca: Jangan Anggap Remeh! Asam Urat Picu Penyakit Kardiovaskular

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×