kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Harga Rokok Naik, Kinerja GGRM Kian Moncer


Selasa, 17 November 2009 / 17:02 WIB
Harga Rokok Naik, Kinerja GGRM Kian Moncer


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Naiknya harga jual rokok mengakibatkan kinerja PT Gudang Garam Tbk (GGRM) kian moncer. Buktinya, meski pendapatan GGRM pada kuartal ketiga 2009 turun 0,19% menjadi Rp 23,53 triliun, salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia ini masih bisa mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang gemilang.

Ya, GGRM telah menaikkan harga jual sigaret kretek tangan (SKT) sebesar 3,9%. Sedangkan harga sigaret kretek mesin (SKM) naik 6,6%. "Kami menaikkan harga jual rokok karena pasar pada tahun ini relatif lebih bagus ketimbang tahun 2008," terang Heru Budiman, Sekretaris Perusahaan Gudang Garam.

Selain itu, masuknya kinerja anak usaha PT Surya Mastrindo mengakibatkan GGRM bisa menekan biaya jual (cost of sale) dari semula Rp 19,67 miliar menjadi Rp 18,31 miliar.

Kinerja GGRM pun kian gemilang karena mereka akan memasukkan kinerja Surya Mastrindo dalam neraca konsolidasi terhitung 30 September 2009 lalu.

Hingga akhir 2009 ini, GGRM menargetkan bisa menorehkan penjualan rokok sama dengan torehan 2008 lalu. "Kami harapkan sama. Tapi, sepertinya akan sedikit turun," papar Heru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×