kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga Perak Naik di Tengah Risiko Shutdown Pemerintah AS


Selasa, 30 September 2025 / 11:59 WIB
Harga Perak Naik di Tengah Risiko Shutdown Pemerintah AS
ILUSTRASI. Silver bars of various sizes lie in a safe on a table at the precious metal dealer Pro Aurum, Germany.


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga perak diperdagangkan sekitar US$ 47 per ons troi pada hari Selasa (30/9), dan telah naik sekitar 15% pada bulan September karena permintaan safe-haven menguat di tengah risiko shut down pemerintah AS. 

Kebuntuan itu terjadi ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah membuat sedikit kemajuan dalam mencapai kesepakatan pengeluaran sementara dengan pemimpin Demokrat di Kongres, meningkatkan ketidakpastian pasar. 

Departemen Tenaga Kerja AS juga memperingatkan akan menangguhkan rilis data ekonomi, termasuk laporan pekerjaan bulanan utama minggu ini, jika penutupan sebagian terjadi. 

Baca Juga: Tak Hanya Emas Berada dalam Tren Penguatan, Begini Prospek Logam Perak dan Tembaga

Pada saat yang sama, pasar bertaruh pada penurunan suku bunga Federal Reserve seperempat poin lagi pada bulan Oktober dan sekitar 42 basis poin (bps) pelonggaran pada akhir tahun. 

Di sisi pasokan, defisit struktural menambah dukungan, dengan Silver Institute memproyeksikan kekurangan tahunan kelima berturut-turut pada tahun 2025 karena permintaan melebihi pasokan, semakin menguras persediaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×