kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Harga Nikel Diramal Tetap Tinggi, Analis Rekomendasikan Beli Saham INCO


Selasa, 18 Januari 2022 / 07:45 WIB


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Tendi Mahadi

Dengan asumsi di atas, Dessy memproyeksi pendapatan INCO pada tahun 2022 dapat mencapai US$ 1,21 miliar atau tumbuh 20,69% yoy dari US$ 958 juta. Sejalan dengan itu, laba bersih INCO diprediksi meningkat 44,44% yoy, dari US$ 171 juta menjadi US$ 247 juta.

Saat ini, Dessy mempertahankan rekomendasi beli INCO dengan target Rp 6.800. Target tersebut merefleksikan price earning ratio (PER) sebesar 14,4 kali dan EV/EBITDA 5,8 kali.

Risiko investasi pada saham INCO berasal dari angka produksi yang lebih rendah dari target, pelemahan harga nikel global, serta kenaikan beban produksi sebagai efek naiknya harga bahan bakar.

Sementara itu, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Juan Harahap dalam riset 2 November 2021 memperkirakan, pendapatan INCO pada tahun 2022 bakal naik 15,19% yoy, dari US$ 928 juta menjadi US$ 1,07 miliar. Sejalan dengan itu, laba bersih diprediksi meningkat 20,74% yoy menjadi US$ 227 juta dari US$ 188 juta.

Juan merekomendasikan beli saham INCO dengan target harga Rp 7.600 per saham. Target harga tersebut naik dari sebelumnya yang sebesar Rp 6.400.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×