kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Harga nikel bakal bergantung The Fed


Rabu, 25 November 2015 / 16:42 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Rencana kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) alias The Fed bakal memengaruhi pergerakan harga nikel pada pengujung tahun 2015.

Mengacu Bloomberg Rabu (25/11) pukul 08.54 WIB, harga nikel kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange (LME) terkoreksi 1,5% dibandingkan hari sebelumnya menjadi US$ 8.638 per metrik ton. Sepekan, harga nikel meluncur 3,8%.

Pengamat Komoditas SoeGee Futures, Ibrahim menjelaskan, jika The Fed merealisasikan rencana kenaikan suku bunga acuan pada pertemuan Desember 2015, harga nikel bakal tergerus hingga level US$ 8.200 per metrik ton pada akhir tahun 2015.

Sebab, aksi tersebut akan menekan permintaan nikel karena komoditas ini diperdagangkan dalam dollar AS yang sedang mahal. "Kalau The Fed tidak jadi menaikkan suku bunga acuan, harga nikel bisa naik hingga US$ 9.500 per metrik ton akhir tahun nanti," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×