kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Harga Minyak Terkoreksi Jumat (26/5) Pagi, Investor Menanti Hasil Pembahasan Utang AS


Jumat, 26 Mei 2023 / 07:10 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak terkoreksi pada perdagangan Jumat (26/5) pagi. REUTERS/Angus Mordant/File Photo


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak terkoreksi pada perdagangan Jumat (26/5) pagi. Pukul 07.01 WIB, harga minyak untuk pengiriman Juli 2023 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 71,81 per barel, turun tipis 0,02% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 71,83 per barel.

Harga minyak terkoreksi tipis pagi ini, setelah jatuh lebih dari 3% pada Kamis (25/5), karena Rusia memperkirakan OPEC+ tidak mengubah tingkat produksinya pada pertemuan berikutnya. Di sisi lain, investor masih menanti hasil negoasiasi plafon utang AS.

Mengutip Bloomberg, kemarin, harga minyak melorot dan diperdagangkan di bawah level US$ 72 per barel. 

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Naik 1% karena Penurunan Stok AS dan Peringatan dari Arab Saudi

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan, OPEC+ tidak mungkin untuk mengambil tindakan lebih lanjut pada pertemuan di Wina pada Juni. Hal ini meremehkan pernyataan Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulazis bin Salman yang memperingatkan spekulan agar berhati-hati.

Sementara itu, di AS, Gedung Putih dan Partai Republik masih belum mencapai kesepakatan untuk mencegah default.

Harga minyak mentah telah turun lebih dari 10% tahun ini karena lesunya pemulihan ekonomi China dan kampanye pengetatan moneter yang agresif oleh The Fed.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×