kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Harga Minyak Terkoreksi Jumat (26/5) Pagi, Investor Menanti Hasil Pembahasan Utang AS


Jumat, 26 Mei 2023 / 07:10 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak terkoreksi pada perdagangan Jumat (26/5) pagi. REUTERS/Angus Mordant/File Photo


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak terkoreksi pada perdagangan Jumat (26/5) pagi. Pukul 07.01 WIB, harga minyak untuk pengiriman Juli 2023 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 71,81 per barel, turun tipis 0,02% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 71,83 per barel.

Harga minyak terkoreksi tipis pagi ini, setelah jatuh lebih dari 3% pada Kamis (25/5), karena Rusia memperkirakan OPEC+ tidak mengubah tingkat produksinya pada pertemuan berikutnya. Di sisi lain, investor masih menanti hasil negoasiasi plafon utang AS.

Mengutip Bloomberg, kemarin, harga minyak melorot dan diperdagangkan di bawah level US$ 72 per barel. 

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Naik 1% karena Penurunan Stok AS dan Peringatan dari Arab Saudi

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan, OPEC+ tidak mungkin untuk mengambil tindakan lebih lanjut pada pertemuan di Wina pada Juni. Hal ini meremehkan pernyataan Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulazis bin Salman yang memperingatkan spekulan agar berhati-hati.

Sementara itu, di AS, Gedung Putih dan Partai Republik masih belum mencapai kesepakatan untuk mencegah default.

Harga minyak mentah telah turun lebih dari 10% tahun ini karena lesunya pemulihan ekonomi China dan kampanye pengetatan moneter yang agresif oleh The Fed.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×