kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Harga minyak rebound dari level terendah lima minggu


Kamis, 04 Agustus 2011 / 08:05 WIB
ILUSTRASI. Para jamaah haji berjalan sesuai dengan garis penanda yang sudah disediakan. Pemberian tanda ini bertujuan untuk memastikan jarak antara jamaah tetap sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Kontrak harga minyak mengalami kenaikan dari level terendah dalam lima minggu terakhir di New York. Kabar bahwa the Federal Reserve bakal kembali menggelontorkan program stimulus untuk mencegah resesi menjadi salah satu pemicunya.

Pagi tadi, kontrak harga minyak untuk pengantaran September naik 62 sen menjadi US$ 92,55 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 10.00 waktu Sydney, kontrak yang sama berada di posisi US$ 92,42 per barel.

Kemarin, harga minyak melorot sebesar US$ 1,86 menjadi US$ 91,93, yang merupakan level terendah sejak 27 Juni lalu. Namun, jika dihitung, harga minyak sudah melonjak 12% dalam setahun belakangan.

Sementara itu, kontrak harga minyak jenis Brent untuk pengantaran September naik 0,2% menjadi US$ 113,50 per barel di ICE Futures Europe Exchange, London. Kemarin, kontrak yang sama sempat turun 2,8% menjadi US$ 113,23 per barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×