kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Harga minyak rebound dari level terendah dalam dua minggu


Jumat, 17 Desember 2010 / 12:03 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Setelah tergerus hingga ngendon di level terendah dalam dua minggu, akhirnya, harga minyak menanjak naik hari ini. Kenaikan harga minyak dipicu oleh penurunan pengajuan klaim pengangguran AS secara tidak terduga dan naiknya tingkat penjualan rumah AS. Dua faktor tersebut semakin menegaskan bakal ada peningkatan permintaan minyak dunia.

"Adanya indikator ekonomi yang baik bisa menyebabkan harga minyak akan naik ke level US$ 89. Rebound tersebut sangat mungkin terjadi bila harga minyak sudah menyentuh level support di US$ 87 sebarel," jelas Ken Hasegawa, commodity derivatives sales manager Newedge.

Catatan saja, kontrak harga minyak untuk pengantaran Januaru naik 67 sen atau 0,8% menjadu US$ 88,37 sebarel di NYMEX. Pada pukul 12.35, kontrak yang sama berada di level US$ 88,20. Kemarin, harga minyak menurun ke level terendah sejak 1 Desember lalu di posisi US$ 87,70.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×