kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.838   -72,00   -0,40%
  • IDX 6.400   -9,23   -0,14%
  • KOMPAS100 842   -2,99   -0,35%
  • LQ45 638   -2,50   -0,39%
  • ISSI 222   -0,21   -0,10%
  • IDX30 358   -1,68   -0,47%
  • IDXHIDIV20 435   -2,64   -0,60%
  • IDX80 96   -0,42   -0,44%
  • IDXV30 120   -0,42   -0,35%
  • IDXQ30 113   -0,78   -0,69%

Harga Minyak Naik, Pembukaan Selat Hormuz Masih Penuh Ketidakpastian


Senin, 10 Agustus 2026 / 09:53 WIB
Harga Minyak Naik, Pembukaan Selat Hormuz Masih Penuh Ketidakpastian
ILUSTRASI. Pompa Angguk di Lapangan Minyak Tua Desa Nglobo, Cepu. Harga minyak mentah kembali menguat pada Senin (10/8/2026) setelah pasar kembali dibayangi ketidakpastian mengenai kapan Selat Hormuz. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Harga minyak mentah kembali menguat pada Senin (10/8/2026) setelah pasar kembali dibayangi ketidakpastian mengenai kapan Selat Hormuz akan dibuka kembali.

Investor menilai risiko pasokan minyak masih tinggi meski Iran menyebut kesepakatan dengan Oman terkait jalur pelayaran di kawasan tersebut sudah memasuki tahap akhir.

Mengutip Reuters, harga minyak Brent naik 91 sen atau 1,09% menjadi US$84,46 per barel pada pukul 00.56 GMT. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) naik 61 sen atau 0,78% menjadi US$78,79 per barel.

Baca Juga: Harga Minyak Naik, Ketegangan Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan

Kenaikan tersebut terjadi setelah kedua acuan harga minyak tersebut anjlok lebih dari 7% pada pekan sebelumnya. Penurunan dipicu harapan bahwa Iran dan Oman segera mencapai kesepakatan yang dapat membuka kembali Selat Hormuz, salah satu jalur perdagangan minyak paling penting di dunia.

Sebelum perang berlangsung, sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz. Karena itu, ketidakpastian mengenai pembukaan kembali jalur tersebut kembali meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan.

Iran pada Minggu (9/8/2026) menyatakan kesepakatan dengan Oman mengenai jalur pelayaran baru di Selat Hormuz berada dalam tahap akhir. Namun,

Teheran menegaskan pembukaan jalur tersebut masih bergantung pada pemenuhan sejumlah syarat oleh Amerika Serikat (AS), termasuk kompensasi atas serangan yang dilakukan terhadap Iran.

Analis pasar utama KCM Trade Tim Waterer mengatakan, pelaku pasar masih menunggu bukti konkret sebelum mengurangi premi risiko pada harga minyak.

Baca Juga: Konflik Baru AS-Iran Hambat Pelayaran di Hormuz, Harga Minyak Naik

"Pedagang menunggu bukti nyata, seperti pergerakan kapal tanker yang terverifikasi atau kesepakatan formal," ujar Waterer.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi juga menegaskan bahwa Iran dan AS saat ini tidak melakukan pembicaraan. Menurut dia, Teheran belum akan memulai kembali negosiasi selama Washington dinilai melanggar kesepakatan sementara yang dicapai pada Juni.

Risiko terhadap pasokan minyak juga meningkat setelah fasilitas minyak Arab Saudi dilaporkan menjadi sasaran serangan pada akhir pekan. Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran menyatakan telah menyerang kilang Jazan milik Saudi Aramco pada Minggu.

Serangan tersebut terjadi dua hari setelah Arab Saudi menandatangani pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan. Kesepakatan itu ditempuh di tengah meningkatnya ketegangan kawasan akibat perang AS-Israel dengan Iran.

Gangguan terhadap aktivitas pelayaran di Selat Hormuz juga masih berlangsung. Perusahaan energi Uni Emirat Arab (UEA), ADNOC, sebelumnya menyatakan sebanyak 15 kapalnya telah diserang saat melintasi selat tersebut sejak konflik dimulai.

Baca Juga: Harga Minyak Meroket 9%, Selat Hormuz Jadi Perhatian Utama Pasar

Kondisi itu membuat pasar minyak masih menghadapi risiko pasokan meski terdapat sinyal diplomatik mengenai kemungkinan dibukanya kembali Selat Hormuz. Perkembangan negosiasi Iran, Oman, dan AS menjadi faktor penting yang akan menentukan arah harga minyak selanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×