kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.940   -72,00   -0,40%
  • IDX 6.044   157,52   2,68%
  • KOMPAS100 803   27,79   3,58%
  • LQ45 606   18,82   3,21%
  • ISSI 207   6,38   3,17%
  • IDX30 344   10,01   2,99%
  • IDXHIDIV20 425   10,62   2,56%
  • IDX80 91   3,06   3,49%
  • IDXV30 114   3,78   3,43%
  • IDXQ30 111   2,85   2,64%

Harga Minyak Naik pada Senin (27/4) Pagi, Buntut Terhentinya Perundingan AS-Iran


Senin, 27 April 2026 / 07:30 WIB
Harga Minyak Naik pada Senin (27/4) Pagi, Buntut Terhentinya Perundingan AS-Iran
ILUSTRASI. Harga minyak naik setelah kelanjutan pembicaraan perdagangan terkait perang Iran terhenti. (REUTERS/Alexander Manzyuk)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak naik pada perdagangan awal pekan ini. Senin (27/4/2026) pukul 07.20 WIB, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 96,29 per barel, naik 2% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 94.40 per barel.

Harga minyak naik setelah kelanjutan pembicaraan perdagangan terkait perang Iran terhenti dan Selat Hormuz tetap tertutup untuk lalu lintas kapal.

Mengutip Bloomberg, Presiden AS Donald Trump membatalkan perjalanan delegasi AS ke Pakistan pada akhir pekan lalu, sementara Iran mengatakan tidak akan bernegosiasi selama mereka masih diancam.

Baca Juga: Rupiah Berpotensi Lanjut Melemah pada Senin (27/4), Simak Sentimen Pemicunya

Gencatan senjata telah digaungkan sejak awal April, tetapi blokade Selat Hormuz oleh AS dan Iran telah memutus transit harian melalui jalur penting tersebut. 

Hal itu mengancam pasokan minyak mentah, bahan bakar, gas alam dan pupuk, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang inflasi.

"Selat Hormuz masih terkepung, dan lalu lintas terhenti," kata Mona Yacoubian, Direktur Program Timur Tengah di Pusat Studi Strategis dan Internasional seperti dilansir Bloomberg.

Baca Juga: Investor Singapura Incar Hassana Boga (NAYZ), Siap Akuisisi 41% Saham

"Sepertinya kedua belah pihak tidak ingin kembali ke konflik terbuka. Kita berada di masa transisi ini, di mana semuanya buntu."

Badan Energi Internasional mengatakan konflik AS-Iran menyebabkan kerugian dan guncangan pasokan terbesar sepanjang sejarah.

"konsolidasi di atas US$ 100 per barel adalah area yang dituju," kata Robert Yawger, direktur futures energi Mizuho Securities.

"Seiring berjalannya waktu, semakin kecil kemungkinan kita akan melihat kesepakatan dalam waktu dekat."
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×