kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Harga minyak mentah melemah terseret produksi minyak AS yang naik


Selasa, 01 September 2020 / 06:17 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak mentah melemah


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

Produksi minyak di Pantai Teluk AS lebih rendah karena perusahaan energi melanjutkan upaya untuk memulihkan platform dan kilang ditutup sebelum dua badai melanda pekan lalu.

"Masih ada beberapa kekhawatiran tentang efek tertinggal dari Badai Laura dan apa artinya bagi operasi kilang serta dampak pada permintaan dan ekspor," kata Phil Flynn, senior analiyst Price Futures Group di Chicago.

Departemen Energi AS mengatakan, situs Cadangan Minyak Strategis Hackberry Barat di Louisiana "mengalami kerusakan yang cukup besar" akibat Badai Laura.

Baca Juga: Harga minyak kompak menguat, WTI ke US$ 43,14 dan Brent menuju US$ 46,10 per barel

Guna menyokong harga, sentimen datang setelah perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi mengatakan kepada pelanggannya pada hari Senin bahwa mereka akan mengurangi pasokan Oktober sebesar 30%, naik dari pemotongan 5% pada bulan September, seperti yang diarahkan oleh pemerintah Uni Emirat Arab untuk memenuhi komitmennya terhadap perjanjian OPEC + baru-baru ini.

Di sisi lain, perkiraan pertumbuhan Jerman 2021 yang sedikit membaik dan survei pada hari Senin menunjukkan kekuatan di sektor jasa China mendukung harga minyak, kata para analis, tetapi rintangan untuk minyak mentah ke depannya tetap ada.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×