Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.393
  • EMAS666.000 0,60%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Harga minyak melemah tersandung janji Saudi

Rabu, 24 Oktober 2018 / 09:54 WIB

Harga minyak melemah tersandung janji Saudi
ILUSTRASI. Harga minyak

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah dunia, Rabu (24/10) masih di berputar di kisaran harga terendah dua bulan, setelah kemarin ditutup dengan penurunan hampir 5%. Pernyataan Arab Saudi memproduksi lebih banyak untuk mengatasi gangguan pasokan setelah sanksi terhadap Iran berlaku bulan depan menjadi penyebab jeblosnya harga minyak.

Harga minyak jenis Brent Rabu pukul 9:40 untuk perdagangan Desember, menguat tipis 0,2% ke harga US$ 76,65 per barel. 


Harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) menguat tipis 5 sen ke US$ 66,48 per barel. 

Pada perdagangan kemarin, harga minyak Brent meluncur 4,25% sementara WTI kehilangan 4%. 

Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih dalam konferensi di Riyadh, Selasa, mengatakan, Saudi akan bertindak memenuhi pasokan untuk menjaga kepuasan pelanggan, terkait sanksi AS terhadap ekspor minyak Iran yang berlaku 4 November mendatang. 

Mengutip Forbes, Iran mengekspor setidaknya 2 juta barel per hari, jika melihat data September. Sanksi dari Amerika Serikat yang akan melarang negara dan korporasi memutus pembelian minyak dari Iran, diperkirakan akan mengurangi pasokan minyak global yang beredar. 

"Harga minyak turun secara substansial, seiring adanya jaminan dari Saudi untuk memasok lebih banyak ke pasar global," tulis Rivkin Securities di Australia, seperti dikutip dari Reuters

Menteri Energi Khalid juga di awal pekan menegaskan, Saudi tetap menggunakan minyak sebagai alat ekonomi dan mengisolasi dari politik. Hal ini menjawab kekhawatiran publik bahwa Saudi akan memangkas pasokan global ketika terdesak dalam kasus pembunuhan jurnalis Saudi berkebangsaan AS, Jamal Khashoggi.

Saat ini, cadangan pasokan minyak AS pun tetap berlimpah. Menurut data lembaga independen American Petroleum Institute, cadangan minyak AS naik 9,9 juta barel dalam sepekan hingga 19 Oktober menjadi 418,4 juta. AS akan mengumumkan data resminya pada hari ini. 

Morgan Stanley melihat, berbagai kondisi pasar mengarahkan harga minyak pada pelemahan. Tapi, bank investasi asal AS ini masih memperkirakan, harga Brent bisa mencapai US$ 85 per barel, seiring dengan sanksi Iran yang bisa mengangkat harga minyak hingga akhir tahun. 


Reporter: Sanny Cicilia
Editor: Sanny Cicilia
Video Pilihan

TERBARU
Hasil Pemilu 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0416 || diagnostic_web = 0.2726

Close [X]
×