kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Harga minyak dunia berpotensi menguji level US$ 10 per barel


Senin, 20 April 2020 / 17:34 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Drilling rigs are parked up in the Cromarty Firth near Invergordon, Scotland, Britain January 27, 2015. REUTERS/Russell Cheyne/File Photo


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan kembali menghampiri untuk komoditas minyak dunia. Merujuk Bloomberg, harga minyak dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Mei 2020 di Nymex berada di level US$ 14,09 per barel pada pukul 17.20 WIB.

Dengan level tersebut, minyak dunia telah turun hingga 22,88% dibandingkan level penutupan pada akhir pekan lalu. Harga minyak dunia saat ini merupakan yang terendah sejak 2001 silam.

Baca Juga: Harga BBM berpeluang turun Rp 1.000 - Rp 1.500 per liter, begini perhitungannya

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengungkapkan, penurunan masih sejalan dengan imbas pemangkasan produksi yang belum menunjukkan hasil.

Ibrahim menuturkan, produsen minyak harus berani memangkas produksi setidaknya 20 juta barel per hari untuk menyesuaikan perlambatan permintaan terhadap minyak dunia.

“Selain itu, keadaan ini semakin diperparah oleh penyimpanan minyak di Amerika Serikat (AS) yang semakin melimpah,” jelas Ibrahim ketika dihubungi Kontan.co.id, Senin (20/4).

Baca Juga: Harga minyak dunia anjlok, ini kata sejumlah ekonom




TERBARU

[X]
×