kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.847   -94,22   -1,59%
  • KOMPAS100 773   -12,22   -1,56%
  • LQ45 582   -6,66   -1,13%
  • ISSI 204   -2,42   -1,17%
  • IDX30 329   -4,36   -1,30%
  • IDXHIDIV20 407   -4,78   -1,16%
  • IDX80 88   -1,26   -1,42%
  • IDXV30 111   -2,17   -1,91%
  • IDXQ30 106   -1,46   -1,35%

Harga minyak di New York tertahan di US$ 45


Senin, 28 September 2015 / 07:10 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga kontrak minyak dunia di New York tertahan di level US$ 45 per barel pada hari ini (28/9). Mengutip data Bloomberg, pagi tadi, harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) turun sebesar 41 sen menjadi US$ 45,29 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 07.07 waktu Singapura, harga kontrak yang sama berada di level US$ 45,38 per barel.

Pada Jumat (25/8) lalu, harga minyak WTI mendaki 1,8% menjadi US$ 45,70 sebarel. Sepanjang pekan lalu, harga si emas hitam mencatatkan kenaikan sebesar 2,3%. Meski demikian, harga acuan minyak AS ini masih turun 26% dari posisi tertingginya tahun ini yang tercipta pada Juni lalu.

Reli harga minyak terjadi di tengah spekulasi melimpahnya stok minyak global yang berkepanjangan. Sebab, data yang ada memberikan sinyal bahwa ekonomi China melambat. Di sisi lain, Iran bersiap mendongkrak ekspor di tengah kemajuan perundingan internasional untuk mencabut sanksi atas negara tersebut.

Sementara itu, harga kontrak minyak Brent untuk pengantaran November turun 0,4% atau 21 sen menjadi US$ 48,39 per barel di ICE Futures Europe exchange. Pada akhir pekan lalu, harga minyak Brent naik 43 sen atau 0,9% menjadi US$ 48,60 sebarel dan naik 2,4% di sepanjang pekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×