kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga Minyak Berusaha Rebound Pada Selasa (26/4) Pagi, Setelah Anjlok Kemarin


Selasa, 26 April 2022 / 07:21 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi harga minyak. REUTERS/Jonathan Alcorn 


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak berusaha rebound pada perdagangan Selasa (26/4) pagi, meski masih anjlok di bawah level US$ 100 per barel. Pukul 07.12 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni 2022 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 98,78 per barel, naik 0,24% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 98,54 per barel.

Harga minyak berusaha menahan penurunan di bawah US$ 100 per barel karena investor menilai dampak bangkitnya virus Covid-19 di China terhadap prospek permintaan minyak global.

Mengutip Bloomberg, pada awal perdagangan pagi ini di Asia, harga minyak WTI mulai berusaha rebound. China memperluas pengujian virus Covid-19 ke sebagian besar wilayah Beijing karena peningkatan kasus menimbulkan kekhawatiran tentang penguncian ibu kota yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga: Wall Street Menghijau, Nasdaq Naik Tajam Setelah Twitter Setuju Dibeli oleh Elon Musk

Importir minyak mentah terbesar di dunia ini tengah mengejar strategi zero Covid yang melumpuhkan sebagian besar perekoomian dan melemahkan konsumsi bahan bakar.

Pejabat China pada Senin malam mengatakan, pengujian virus akan dilakukan di 11 dari 16 distrik di Beijing. 

Harga minyak sudah naik tinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada akhir Februari menyusul periode perdagangan yang kacau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×