kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

Harga Melesat, Direksi Janu Putra Sejahtera (AYAM) Tambah Kepemilikan Saham


Senin, 05 Januari 2026 / 12:49 WIB
Harga Melesat, Direksi Janu Putra Sejahtera (AYAM) Tambah Kepemilikan Saham
ILUSTRASI. Direksi PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM), yakni Fadhl Muhammad Firdaus mengakumulasi saham AYAM di tengah lonjakan harga saham. ?(Dok/AYAM)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu direksi PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM), yakni Fadhl Muhammad Firdaus melakukan manuver di pasar modal. Fadhl mengakumulasi saham AYAM di tengah lonjakan harga saham. 

Pada akhir perdagangan sesi pertama, Senin (5/1/2026), harga saham AYAM ditutup menguat 0,46% ke level Rp 436. Jika ditarik lebih jauh lagi, saham emiten unggas ini sudah melesat 211,43% dalam setahun terakhir. 

Melansir keterbukaan informasi, Fadhl melaporkan telah mengakumulasi sekitar 35,26 juta saham AYAM di harga Rp 390. Dengan demikian, Fadhl menggelontorkan dana sebesar Rp 13,75 miliar. 

“Tujuan investasi jangka panjang. Transaksi tersebut dilakukan secara langsung dan tidak terkait dengan skema pembiayaan atau perjanjian pembelian kembali,” tulisnya dalam keterbukaan informasi BEI. 

Baca Juga: Siang Ini, Rupiah Melemah ke Rp 16.756 per Dolar AS Efek Konflik AS-Venezuela

Sebelum transaksi pembelian, Fadhl Muhammad Firdaus tercatat memiliki 32 juta saham. Jumlah tersebut setara dengan 0,80% dari total saham dengan hak suara Perseroan.

Setelah transaksi pembelian, kepemilikan sahamnya meningkat menjadi sekitar 67,26 juta saham. Alhasil, porsi kepemilikan dan hak suara Fadhl Muhammad Firdaus naik menjadi 1,68%. 

Berdasarkan catatan KONTAN, AYAM berencana untuk meningkatkan pasokan indukan ayam atau Grandparent Stock (GPS) dari Amerika Serikat (AS) dan Selandia Baru pada 2026. 

Baca Juga: Loyo, Rupiah Spot Melemah 0,19% ke Rp 16.756 per Dolar AS pada Senin (5/1) Siang

Ini merupakan strategi AYAM untuk memperkuat peran sebagai penyedia protein hewani di tengah lonjakan kebutuhan, terutama dengan adanya Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Manajemen AYAM memastikan kenaikan pasokan indukan dilakukan dengan perhitungan matang dan berbasis praktik terbaik industri. Saat ini, AYAM memiliki fasilitas kandang indukan ayam dengan kapasitas fisik mencapai 60.000 ekor.


 

Selanjutnya: Neraca Dagang RI Surplus US$ 38,54 Miliar Sepanjang 2025, AS Penyumbang Terbesar

Menarik Dibaca: Promo HokBen Spesial Musim Hujan, Beli Hoka Ramen Gratis Bubur Hangat Khas Jepang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×