kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45949,73   8,09   0.86%
  • EMAS1.029.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Harga Melesat 154% Sejak Awal 2022, Bayan Resources (BYAN) Bakal Stock Split Saham


Selasa, 11 Oktober 2022 / 15:54 WIB
Harga Melesat 154% Sejak Awal 2022, Bayan Resources (BYAN) Bakal Stock Split Saham
Aktivitas perusahaan pertambangan batubara PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Harga melesat 154% sejak awal 2022, Bayan Resources bakal stock split saham.


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) akan melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1 banding 10 (1:10). Dengan begitu, satu saham lama akan menjadi sepuluh saham baru.

Saat ini, jumlah saham BYAN yang tercatat di BEI adalah sebanyak 3.333.333.500 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Setelah stock split, jumlah saham tercatat BYAN akan menjadi sebanyak 33.333.335.000 dengan nilai nominal Rp 10 per saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/10), stock split ini dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham BYAN di BEI dengan harga saham yang lebih terjangkau bagi investor, khususnya investor retail.

Baca Juga: Low Tuck Kwong Raup Rp 45,39 Miliar dari Penjualan 1,51 Juta Saham Bayan (BYAN)

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pemegang saham perusahaan.

Stock split juga bertujuan untuk memperbanyak jumlah saham beredar BYAN. “Hal ini memberikan kesempatan yang lebih bagi investor untuk dapat berinvestasi di saham perusahaan,” kata manajemen Bayan Resources, Selasa (11/10).

Untuk melaksanakan aksi korporasi ini, manajemen Bayan Resources akan meminta persetujuan pemegang saham terlebih dahulu. Oleh sebab itu, perusahaan akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 November 2022.

Baca Juga: Low Tuck Kwong Kembali Lepas Saham Bayan Resources (BYAN) Rp 2,78 Miliar

Setelah mendapat persetujuan pemegang saham, perusahaan memperkirakan pengajuan permohonan pencatatan penambahan ke BEI akan dilakukan pada November 2022. Lalu, perdagangan saham dengan nominal baru dapat dilakukan pada Desember 2022.

Pada perdagangan Selasa (11/10), harga saham BYAN tercatat naik 0,73% ke level Rp 68.775 per saham. Harga saham tersebut sudah melesat 154,72% sejak awal tahun 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×