kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.602   49,00   0,28%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga emas stagnan menunggu hasil pemilihan tengah periode AS hari ini


Selasa, 06 November 2018 / 08:06 WIB
ILUSTRASI. Emas batangan


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas bergerak di rentang sempit menjelang pemilihan tengah periode Amerika Serikat (AS). Selasa (6/11) pukul 7.53 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2018 di Commodity Exchange berada di US$ 1.232,40 per ons troi, naik tipis dari US$ 1.232,30 per ons troi kemarin.

Harga emas bergerak di atas level US$ 1.230 per ons troi lagi sejak Kamis pekan lalu. "Pasar emas cenderung sepi menjelang pemilihan tengah periode AS dan investor menunggu apa yang terjadi selanjutnya," kata Bob Haberkorn, senior market strategist RJO Futures kepada Reuters.

Analis mengatakan, aksi profit taking sempat melanda harga emas dalam dua hari perdagangan hingga kemarin. "Posisi net-short turun karena adanya ketidakpastian. Tapi dalam beberapa pekan terakhir ada peningkatan sehingga kami perkirakan ini adalah profit taking," kata Warren Patterson, analis ING.

Investor mengamati pemilihan tengah periode AS yang memicu minat pada logam mulia. Polling opini menunjukkan ada peluang besar Partai Demokrat memenangkan kursi House of Representatives pada pemilihan hari ini, 6 November 2018.

Peter Hug, global trading director Kitco Metals mengatakan, jika Demokrat membawa kejutan, tekanan pada dollar akan meninggi dan harga emas naik. "Partai Republik menguasai House dan Senat akan menciptakan tekanan jual," kata Hug.

Faktor lain yang perlu diwaspadai adalah pertemuan Federal Reserve pekan ini untuk mengukur outlook kebijakan moneter AS. Pasar menebak The Fed tidak akan menaikkan suku bunga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×