kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga emas masih berpotensi naik dalam jangka pendek


Senin, 13 Mei 2019 / 08:09 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas menanjak lagi di awal pekan ini. Senin (13/5) pukul 7.58 WIB, harga emas untuk pengiriman Juni 2019 di Commodity Exchange naik 0,12% ke US$ 1.289 per ons troi ketimbang harga akhir pekan lalu pada US$ 1.287,4o per ons troi.

Harga emas menguat dalam tiga hari perdagangan berturut-turut seiring memanasnya negosiasi dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Dalam sepekan terakhir, harga emas menguat 0,40%.

Jumat (10/5)  lalu, AS menaikkan tarif impor menjadi 25% untuk produk impor China bernilai US$ 200 miliar. Kenaikan tarif ini terjadi di tengah negosiasi yang masih berlangsung.

"Harga emas masih akan naik dalam jangka pendek hingga ada resolusi konkret atas berlanjutnya tendi perdagangan antara AS dan China," kata Rob Lutts, chief investment officer Cabot Wealth Management kepada Reuters.

Indeks dollar yang turun dalam empat hari perdagangan berturut-turut hari ini pun turut menopang kenaikan harga emas. "Harga emas juga menanjak naik karena ketidakstabilan di pasar saham,"kata Edward Meir, analis FCStone.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×