kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Harga emas makin mendekati support jangka panjang


Rabu, 02 Mei 2018 / 07:46 WIB
ILUSTRASI. Harga emas


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam mulia makin suram menjelang rapat bank sentral Amerika Serikat (AS). Harga emas hari ini naik tipis setelah susut ke level terendah dalam empat bulan terakhir.

Rabu (2/5) pukul 7.36 WIB, harga emas untuk pengiriman Juni 2018 di Commodity Exchange naik 0,05% ke US$ 1.307,40 per ons troi ketimbang penutupan kemarin. Selasa pekan ini, harga emas turun 0,94% ke level terendah dalam empat bulan terakhir. 

Dalam dua hari perdagangan hingga kemarin, harga emas turun 1,25%. "Harga emas turun karena dollar AS menguat menjelang pertemuan Federal Reserve," kata Josh Graves, senior market strategist RJO Futures kepada Reuters.

Bank Sentral AS diprediksi akan menahan suku bunga pada pertemuan dua hari pekan ini. Tapi, pasar memperkirakan kenaikan suku bunga akan terjadi bulan depan. "Ada kemungkinan kenaikan suku bunga empat kali tahun ini, makanya dollar AS menguat, dan emas menurun," imbuh Graves.

Kenaikan suku bunga akan menekan harga emas, karena membuka peluang penambahan aset investasi dengan imbal hasil lebih besar. "MACD dan indikator momentum menunjukkan risiko penurunan dan harga kemungkinan akan turun. Moving average 200 hari berada di US$ 1.304,30," ungkap Scotia Mocatta, diler emas dalam catatan yang dikutip Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×