kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga emas makin mendekati support jangka panjang


Rabu, 02 Mei 2018 / 07:46 WIB
ILUSTRASI. Harga emas


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam mulia makin suram menjelang rapat bank sentral Amerika Serikat (AS). Harga emas hari ini naik tipis setelah susut ke level terendah dalam empat bulan terakhir.

Rabu (2/5) pukul 7.36 WIB, harga emas untuk pengiriman Juni 2018 di Commodity Exchange naik 0,05% ke US$ 1.307,40 per ons troi ketimbang penutupan kemarin. Selasa pekan ini, harga emas turun 0,94% ke level terendah dalam empat bulan terakhir. 

Dalam dua hari perdagangan hingga kemarin, harga emas turun 1,25%. "Harga emas turun karena dollar AS menguat menjelang pertemuan Federal Reserve," kata Josh Graves, senior market strategist RJO Futures kepada Reuters.

Bank Sentral AS diprediksi akan menahan suku bunga pada pertemuan dua hari pekan ini. Tapi, pasar memperkirakan kenaikan suku bunga akan terjadi bulan depan. "Ada kemungkinan kenaikan suku bunga empat kali tahun ini, makanya dollar AS menguat, dan emas menurun," imbuh Graves.

Kenaikan suku bunga akan menekan harga emas, karena membuka peluang penambahan aset investasi dengan imbal hasil lebih besar. "MACD dan indikator momentum menunjukkan risiko penurunan dan harga kemungkinan akan turun. Moving average 200 hari berada di US$ 1.304,30," ungkap Scotia Mocatta, diler emas dalam catatan yang dikutip Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×