Sumber: Logam Mulia Antam | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Antam Tbk (ANTM) terpantau mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (26/5).
Harga emas batangan turun Rp 5.000 per gram, dari perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp 2.803.000 per gram menjadi Rp 2.798.000 per gram.
Selama ini Antam menetapkan dua macam nilai untuk produksi emas batangannya, yaitu harga emas (harga beli gerai) dan harga beli kembali (buyback).
Harga emas merupakan nominal yang berlaku ketika konsumen membeli emas dari gerai Logam Mulia, sedangkan harga buyback adalah nilai yang berlaku saat konsumen menjual kembali emas tersebut kepada gerai resmi.
Baca Juga: Kuota ST016 Menipis, Waktu Penawaran Tinggal Seminggu Lagi
Pergerakan Harga Emas Antam Hari Ini dan Simulasi Buyback Historis
Berapa rincian harga emas Antam, harga jual kembali, dan estimasi potensi untung rugi investasi berdasarkan waktu pembelian?
| Tanggal Pembelian Emas | Harga Emas per Gram Saat Membeli | Harga Buyback per Gram (Hari Ini) | Potensi Laba / Rugi Investor |
| 19 Mei 2026 | Rp 2.789.000 | Rp 2.607.000 | -6,53% (Rugi) |
| 26 April 2026 | Rp 2.825.000 | Rp 2.607.000 | -7,72% (Rugi) |
| 26 Februari 2026 | Rp 3.039.000 | Rp 2.607.000 | -14,22% (Rugi) |
| 26 November 2025 | Rp 2.378.000 | Rp 2.607.000 | 9,63% (Untung) |
| 26 Agustus 2025 | Rp 1.932.000 | Rp 2.607.000 | 34,94% (Untung) |
| 26 Mei 2025 | Rp 1.919.000 | Rp 2.607.000 | 35,85% (Untung) |
| 26 Februari 2025 | Rp 1.694.000 | Rp 2.607.000 | 53,90% (Untung) |
| 26 November 2024 | Rp 1.499.000 | Rp 2.607.000 | 73,92% (Untung) |
| 26 Agustus 2024 | Rp 1.420.000 | Rp 2.607.000 | 83,59% (Untung) |
Sumber: Logam Mulia, diolah
Baca Juga: Perusahaan Gas Negara (PGAS) Bakal Tebar Dividen Tunai Rp 3,04 Triliun
Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia pada Selasa (26/5) ikut merosot Rp 5.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.612.000 per gram menjadi Rp 2.607.000 per gram. Berdasarkan data resmi perusahaan, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini mencapai Rp 191.000 per gram.
Melalui visualisasi data yang dihimpun Kontan.co.id, gap yang melebar ini memberikan gambaran nyata bagi investor. Jadi, jika pagi ini Anda membeli emas dari Antam, maka Anda harus membayar Rp 2.798.000 per gram. Namun, kalau karena suatu sebab mendesak terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, emas Anda cuma dihargai Rp 2.607.000 per gram oleh Logam Mulia.
Baca Juga: Rupiah di Pasar Spot Dibuka Melemah ke Level 17.767 per Dolar AS, Selasa (26/5)
Oleh karena itu, siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut jika benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, investor berisiko salah menghitung potensi untung dan rugi. Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, komoditas emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang dengan harapan harga naik jauh lebih tinggi guna menutup spread sekaligus memberikan laba bersih.
Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat ke 6.214, Top Gainers LQ45: CUAN, BRPT dan EMTK, Selasa (26/5)
Sebagai ilustrasi tambahan, berikut adalah kalkulasi potensi untung atau rugi andaikata para investor mengeksekusi penjualan emas lantakan mereka pada beberapa kurun waktu:
-
Membeli emas pada 19 Mei 2026 (Rp 2.789.000 per gram): Potensi -6,53% (Rugi)
-
Membeli emas pada 26 April 2026 (Rp 2.825.000 per gram): Potensi -7,72% (Rugi)
-
Membeli emas pada 26 Februari 2026 (Rp 3.039.000 per gram): Potensi -14,22% (Rugi)
-
Membeli emas pada 26 November 2025 (Rp 2.378.000 per gram): Potensi 9,63% (Untung)
-
Membeli emas pada 26 Agustus 2025 (Rp 1.932.000 per gram): Potensi 34,94% (Untung)
-
Membeli emas pada 26 Mei 2025 (Rp 1.919.000 per gram): Potensi 35,85% (Untung)
-
Membeli emas pada 26 Februari 2025 (Rp 1.694.000 per gram): Potensi 53,90% (Untung)
-
Membeli emas pada 26 November 2024 (Rp 1.499.000 per gram): Potensi 73,92% (Untung)
-
Membeli emas pada 26 Agustus 2024 (Rp 1.420.000 per gram): Potensi 83,59% (Untung)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













