kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga CPO tergerus penguatan ringgit


Rabu, 28 Maret 2018 / 15:07 WIB
ILUSTRASI. Minyak sawit mentah (CPO)


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Penguatan mata uang ringgit Malaysia terhadap dollar Amerika Serikat (AS) berimbas buruk terhadap pergerakan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Posisi ringgit yang menyentuh level tertinggi sejak April 2016 menyebabkan CPO melanjutkan pelemahan yang sudah berlangsung sejak pekan lalu.

Mengutip Bloomberg, Rabu (28/3) pukul 14.30 WIB, harga CPO kontrak pengiriman Juni 2018 di Malaysia Derivative Exchange turun 0,21% ke level RM 2.426 per metrik ton. Sementara, pada waktu yang sama ringgit sudah menguat 0,44% terhadap dollar AS ke level RM 3,8598.

Menurut Reuters, kali ini, CPO sudah menunjukkan penurunan bulanan terbesar sejak November 2017. Jika dilihat dari awal Maret harganya sudah terkoreksi lebih dari 5%.

Pelemahan harga ini seolah mengabaikan data ekspor CPO Malaysia periode 1-25 Maret yang naik 9% dari periode yang sama bulan Februari. Ekspor minyak sawit Malaysia pada Februari turun 13,3% menjadi 1,3 juta ton.

Seorang pedagang mengatakan pergerakan harga selanjutnya akan ditentukan dari data yang akan dirilis oleh Malaysian Palm Oil Board. Diperkirakan produksi minyak sawit Malaysia bulan Maret akan meningkat dari bulan sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×