kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Harga CPO melorot mendekati level terendah dalam tiga bulan


Selasa, 15 Maret 2011 / 13:33 WIB
ILUSTRASI. Pembangunan perumahan di BSD City, Tangerang Selatan, Rabu (5/2). PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatat penjualan rumah sebanyak 1.803 unit atau senilai Rp 3 triliun di tahun 2019. Penjualan segmen residensial ini mencapai 47% dari total marketing sal


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KUALA LUMPUR. Sudah empat hari belakangan, kontrak harga crude palm oil (CPO) melorot. Siang ini, harga CPO turun mendekati level paling rendah dalam tiga bulan terakhir.

Kontrak harga CPO untuk pengantaran Mei turun 2,6% menjadi 3.250 ringgit atau US$ 1.079 per metrik ton. Ini merupakan level paling rendah sejak 26 November lalu. Pada sesi siang, kontrak CPO ditutup pada posisi 3.274 ringgit. Asal tahu saja, sepanjang minggu lalu, harga CPO sudah turun 8% yang disebabkan prospek tingginya produksi CPO di Malaysia dan Indonesia.

Nah, penurunan harga CPO kali disebabkan ada kecemasan produksi manufaktur di Jepang akan dihentikan setelah dilanda gempa dan tsunami terbesar dalam sejarah Jepang.

"Dampak gempa Jepang untuk jangka pendek adalah negatif bagi produk agrikultur, termasuk di dalamnya CPO dan karet. Sebab ada kecemasan, permintaan akan produk perkebunan ini akan mengalami penurunan," jelas Ivy Ng, analis CIMB Investment Bank kepada Bloomberg.





Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×