kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.003   -46,00   -0,27%
  • IDX 7.154   105,69   1,50%
  • KOMPAS100 989   16,82   1,73%
  • LQ45 725   9,28   1,30%
  • ISSI 255   4,38   1,75%
  • IDX30 392   3,83   0,99%
  • IDXHIDIV20 487   -0,46   -0,10%
  • IDX80 111   1,74   1,59%
  • IDXV30 135   -0,82   -0,61%
  • IDXQ30 128   1,26   0,99%

United Tractors (UNTR) Memulai Periode Buyback Saham Senilai Rp 2 Triliun


Rabu, 01 April 2026 / 13:35 WIB
United Tractors (UNTR) Memulai Periode Buyback Saham Senilai Rp 2 Triliun
ILUSTRASI. Ilustrasi alat berat komatsu, UNTR. (KONTAN/Panji Indra)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT United Tractors Tbk (UNTR) resmi memulai aksi korporasi berupa pembelian kembali (buyback) saham pada perdagangan Rabu (1/4) sampai 30 Juni 2026. Kali ini, UNTR menyediakan dana sebanyak-banyaknya Rp 2 triliun untuk menggelar buyback saham.

Jumlah saham yang akan dibeli kembali tersebut tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor UNTR dan jumlah saham free float setelah pelaksanaan buyback saham tidak akan menjadi kurang dari 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan.

Manajemen UNTR berkeyakinan bahwa buyback saham tidak akan membuat pendapatan perusahaan menurun. Sebaliknya, buyback saham akan menurunkan aset dan ekuitas UNTR sebesar jumlah saham yang dibeli kembali. 

Baca Juga: Meski Yield US Treasury Turun, Investor Pasar Obligasi RI Cenderung Selektif

Jika UNTR menggunakan seluruh anggaran yang dicadangkan untuk buyback saham sebesar jumlah maksimum, maka jumlah aset dan ekuitas akan berkurang sebanyak-banyaknya Rp 2 triliun.

"Perusahaan berkeyakinan bahwa pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material bagi kegiatan usaha dan pertumbuhan perusahaan, karena perusahaan pada saat ini memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk melakukan dan membiayai seluruh kegiatan usaha, kegiatan pengembangan usaha, kegiatan operasional, serta pembelian kembali saham," ungkap Manajemen UNTR dalam prospektus yang disampaikan melalui keterbukaan informasi, Selasa (31/3).

Selain memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham UNTR secara fundamental, buyback saham diharapkan dapat menstabilkan harga saham UNTR dalam kondisi pasar yang fluktuatif. 

"Pembelian kembali saham juga memberikan fleksibilitas bagi perusahaan dalam mengelola modal jangka panjang dimana saham treasuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal jika perusahaan memerlukan penambahan modal," jelas Manajemen UNTR.

Dalam keterbukaan informasi yang terpisah, UNTR juga memutuskan untuk mengakhiri masa periode buyback saham yang sebelumnya berlangsung pada 22 Januari sampai 15 April 2026 menjadi 31 Maret 2026.

Kala itu, UNTR menyiapkan dana untuk buyback saham sebanyak Rp 2 triliun, tidak termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lain yang berkaitan dengan pembelian kembali saham.

Hingga 31 Maret 2026, UNTR telah membeli kembali saham sebanyak 36.406.300 lembar saham dengan nilai Rp 1.056.340.137.312 Berdasarkan total buyback saham tersebut, sisa dana buyback saham UNTR adalah sebesar Rp 943.659.862.688.

Pada perdagangan intraday Rabu (1/4), harga saham UNTR sementara naik 0,08% ke level Rp 31.075 per saham.

Baca Juga: IHSG Menguat 1,45% ke 7.150 pada Sesi I Rabu (1/4), NCKL, INCO, UNVR Top Gainers LQ45

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×