kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.775   79,45   1,40%
  • KOMPAS100 750   14,60   1,99%
  • LQ45 568   11,68   2,10%
  • ISSI 200   1,37   0,69%
  • IDX30 322   6,62   2,10%
  • IDXHIDIV20 396   7,70   1,98%
  • IDX80 85   1,64   1,97%
  • IDXV30 108   1,57   1,48%
  • IDXQ30 104   1,76   1,73%

Harga CPO kembali ambles 2%, terseret pelemahan harga minyak kedelai


Rabu, 16 Juni 2021 / 10:27 WIB
ILUSTRASI. Harga CPO kembali melemah


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga crude palm oil (CPO) atawa minyak kelapa sawit berjangka Malaysia turun lebih dari 2% pada perdagangan hari ini. Hal ini membalikan kenaikan tajam yang berhasil dicapai CPO pada sesi sebelumnya.

Rabu (16/6), harga CPO untuk kontrak pengiriman September 2021 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 2,51% menjadi RM 3.453 per ton atau setara US$ 838,72 per ton.

Koreksi harga CPO terjadi karena terseret pelemahan harga kedelai. Harga kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) turun 0,23%. Serupa, harga minyak kedelai di Dalian Commodity Exchange turun 0,42%, sementara minyak sawit berjangka naik 0,17%.

Baca Juga: Harga CPO merosot 12,39% dalam sepekan, berikut sentimen yang mengiringinya

Pergerakan harga CPO memang dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak nabati lainnya. Hal ini terkait karena mereka bersaing untuk mendapatkan bagian di pasar minyak nabati global.

"Minyak sawit mungkin menembus resisten di RM 3.602 per ton dan naik ke kisaran RM 3.691 - RM 3.757 per ton," kata analis teknikal Reuters Wang Tao.

Selanjutnya: Kejar target, China akan kirim astronot tertua ke luar angkasa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×