kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Harga CPO diprediksi akan menguat pada 2021


Jumat, 11 Desember 2020 / 17:59 WIB
ILUSTRASI. Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengugkapkan, potensi harga CPO untuk terus mengalami kenaikan masih terbuka ke depannnya.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Noverius Laoli

Lebih lanjut, katalis positif lain akan datang dari wacana pemerintah yang akan menggenjot kembali program biodiesel.

Bahkan, rencananya tak hanya B30 yang digenjot, namun juga B40 dan B100. Ibrahim bilang, produksi B30 bisa menyerap 8,5 juta ton CPO, tentunya tahun depan jumlahnya berpotensi meningkat. Dus, ketika produksi terserap di dalam negeri, pasokan untuk ekspor akan menipis dan bisa angkat harga CPO.

Ibrahim memproyeksikan, pada kuartal I-2021, harga CPO berpotensi turun kembali ke level RM 3.000-an per ton. Harga tersebut berpotensi turun kembali, karena hitungan Ibrahim pada semester I-2021, harga CPO akan berada di rentang RM 2.800 - RM 3.200 per ton.

"Barulah memasuki semester II-2021, harga kembali naik seiring memasuki musim panen raya CPO. Bukan tidak mungkin, pada akhir 2021, harga CPO akan bergerak menuju RM 3.800 per ton," tutup Ibrahim.

Selanjutnya: Usai sentuh rekor tertinggi, harga tembaga diramal bakal terus menguat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×