kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Gudang Garam (GGRM) bukukan kenaikan pendapatan 4,1% di kuartal I 2020


Rabu, 29 April 2020 / 15:36 WIB
ILUSTRASI. Warga melistas di depan pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk di Kelurahan Bolowerti, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (27/8).


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

Gudang Garam juga tidak mencatatkan penjualan pada segmen SKT di pasar ekspor.

Seiring dengan kenaikan pendapatan, Gudang Garam mencatatkan kenaikan biaya pokok penjualan sebesar 4,9% yoy menjadi Rp 22,32 triliun.

Alhasil, laba bruto GGRM naik 0,5% secara tahunan, dari Rp 4,92 triliun pada kuartal I-2019 menjadi Rp 4,94 triliun pada kuartal I-2020.

Baca Juga: Penundaan Pembayaran Cukai Rokok Menguntungkan GGRM dan HMSP

Setelah dikurangi beban usaha, keuangan, dan lain-lain, Gudang Garam mencatatkan laba bersih Rp 2,45 triliun pada triwulan pertama 2020. Jumlah ini tumbuh 3,9% dibanding periode sama tahun 2019 yang sebesar Rp 2,36 triliun.

Adapun aset GGRM pada tiga bulan pertama 2020 turun 2,3% dibanding akhir 2019 menjadi Rp 76,83 triliun. Ini seiring dengan utang GGRM yang berkurang 15,4% year to date (ytd) menjadi Rp 23,45 triliun dan ekuitas yang tumbuh 4,8% ytd menjadi Rp 53,38 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×