kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Gudang Garam (GGRM) bukukan kenaikan pendapatan 4,1% di kuartal I 2020


Rabu, 29 April 2020 / 15:36 WIB
ILUSTRASI. Warga melistas di depan pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk di Kelurahan Bolowerti, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (27/8).


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

Gudang Garam juga tidak mencatatkan penjualan pada segmen SKT di pasar ekspor.

Seiring dengan kenaikan pendapatan, Gudang Garam mencatatkan kenaikan biaya pokok penjualan sebesar 4,9% yoy menjadi Rp 22,32 triliun.

Alhasil, laba bruto GGRM naik 0,5% secara tahunan, dari Rp 4,92 triliun pada kuartal I-2019 menjadi Rp 4,94 triliun pada kuartal I-2020.

Baca Juga: Penundaan Pembayaran Cukai Rokok Menguntungkan GGRM dan HMSP

Setelah dikurangi beban usaha, keuangan, dan lain-lain, Gudang Garam mencatatkan laba bersih Rp 2,45 triliun pada triwulan pertama 2020. Jumlah ini tumbuh 3,9% dibanding periode sama tahun 2019 yang sebesar Rp 2,36 triliun.

Adapun aset GGRM pada tiga bulan pertama 2020 turun 2,3% dibanding akhir 2019 menjadi Rp 76,83 triliun. Ini seiring dengan utang GGRM yang berkurang 15,4% year to date (ytd) menjadi Rp 23,45 triliun dan ekuitas yang tumbuh 4,8% ytd menjadi Rp 53,38 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×