kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

GTIS menyeret nama politikus


Jumat, 01 Maret 2013 / 07:06 WIB
GTIS menyeret nama politikus
ILUSTRASI. The Dark Knight merupakan salah satu film yang mendapatkan rating tinggi dari IMDb. filmtv.it


Reporter: Agus Triyono | Editor: Rizki Caturini

Kasus PT Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS) makin menarik perhatian setelah sejumlah nama politikus disebut-sebut terkait dengan perusahaan yang menawarkan jual beli dan investasi emas ini.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Maruf Amin dalam wawancara yang dilakukan KONTAN pada Juni 2012 menyebut petinggi Partai Demokrat dan Ketua DPR RI Marzuki Ali, adalah penasihat di GTIS. Dalam wawancara dengan KONTAN pada Juni 2012, Marzuki Alie mengakui dirinya bertindak sebagai penasihat GTIS. Tapi, ketika KONTAN kembali mengonfirmasi, ia mengaku tidak ada kaitan sama sekali dengan GTIS. "Tidak ada pembicaraan mengenai bisnis, hanya pembicaraan kegiatan keagamaan," ujar Marzuki, kemarin (28/2).

Sementara, Aziddin, bekas anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat DPR yang dipecat akibat kasus calo katering haji beberapa tahun lalu menjabat sebagai Dewan Penasihat dan Pengawas Golden Traders Indonesia Syariah. Saat ini, ia menjadi Jurubicara GTIS untuk menjelaskan masalah yang sedang membelit perusahaan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×