kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.933   47,00   0,26%
  • IDX 6.031   -115,44   -1,88%
  • KOMPAS100 775   -16,68   -2,11%
  • LQ45 594   -12,08   -1,99%
  • ISSI 211   -3,62   -1,69%
  • IDX30 330   -5,56   -1,66%
  • IDXHIDIV20 422   -7,90   -1,84%
  • IDX80 89   -1,90   -2,10%
  • IDXV30 116   -1,38   -1,18%
  • IDXQ30 108   -1,77   -1,61%

GREN rights issue Rp 30 triliun


Sabtu, 10 September 2016 / 12:30 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Aksi korporasi jumbo datang dari PT Evergreen Invesco Tbk (GREN). Emiten perdagangan besar dan impor ini berniat menambah modal lewat hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue, dengan menerbitkan maksimal 150 miliar saham baru.

Jika tidak mengambil hak itu, maka total saham publik di bawah 5% akan melorot dari 40,52% jadi hanya 1,5% atawa terdilusi 96,30%.

Menurut keterbukaan informasi, Jumat (9/9), GREN membidik dana segar Rp 30 triliun dari rights issue ini. Artinya, harga pelaksanaan rights issue Rp 200 per saham.

GREN berencana menggunakan dana hasil rights issue itu untuk pelunasan utang dan pengembangan kegiatan operasional mereka yang sedang berjalan.

Per Juni 2016, GREN hanya memiliki utang Rp 20 miliar, dengan total aset Rp 489,65 miliar. Mereka akan meminta persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa pada 17 Oktober 2016.

Per Juni 2016 lalu, modal ditempatkan dan disetor GREN mencapai Rp 469,41 miliar. Pemegang saham GREN sendiri terdiri dari Natural Crystal Holding Inc sebesar 53,26%, First Venture Limited 6,22%, serta publik 40,52%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×