kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

GIAA belum rampungkan akusisi Gapura Angkasa


Kamis, 13 November 2014 / 17:19 WIB
ILUSTRASI. Pedagang menunjukkan cukai rokok yang di jual di Jakarta, Sabtu (5/11/2022). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/YU


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) melebarkan sayapnya dengan meningkatkan jumlah saham di PT Gapura Angkasa. Akhir Juni lalu, GIAA telah mengajukan Letter of Interest (LOI) untuk menambah 21,25% saham di Gapura Angkasa dengan harga Rp 105 miliar. Namun hingga saat ini, perjanjian jual belinya belum juga rampung.

Direktur Keuangan GIAA Handrito Harjono mengatakan, pihaknya tengah melakukan beberapa persiapan. "Awal Desember akan kita selesaikan," ungkapnya kepada KONTAN, Kamis, (13/11).

GIAA mengambil saham Gapura Angkasa dari PT Angkasa Pura I (Persero). Saat ini, Gapura Angkasa telah merupakan asosiasi GIAA. Lantas apabila aksi ini selesai, GIAA akan menguasai 58,75% di perusahaan tersebut.

Handrito yakin bahwa aksi ini bisa menambah raihan laba GIAA. Pasalnya, selama ini Gapura Angkasa mencatatkan laporan keuangan positif. Lalu dengan memiliki saham mayoritas, GIAA bisa mengontrol operasional Gapura Angkasa. Sekedar informasi, Gapura Angkasa merupakan penyedia jasa ground handling untuk keperluan operasional penerbangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×