kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.016   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

GGRM derita penurunan laba 39,5% di semester I-2021, begini rekomendasi Ciptadana


Jumat, 06 Agustus 2021 / 15:28 WIB
ILUSTRASI. Rokok Gudang Garam (GGRM).


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) membukukan penurunan laba bersih pada semester I-2021. Laba bersih emiten rokok ini tercatat sebesar Rp 2,3 triliun atau turun 39,5% secara tahunan (YoY) selama 6 bulan kemarin.

Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Muhammad Fariz dalam risetnya pada Selasa (2/8) memaparkan, pada semester I-2021 pendapatan GGRM berhasil tumbuh 12,9% menjadi Rp 60,6 triliun.

Pertumbuhan tersebut didorong dari tingginya volume penjualan. "Capaian itu membentuk 49,3% dari perkiraan kami," tulisnya.

Baca Juga: Simak rekomendasi analis untuk saham Gudang Garam (GGRM)

Hanya saja, kenaikan pendapatan tersebut ditekan dengan peningkatan harga pokok penjualan (COGS) sebesar 20,1% YoY. Laba operasional juga turun lebih dalam sebesar 45,3% YoY menjadi Rp 2,8 triliun akibat kenaikan opex sebesar 5,4%.

Selain itu, beban penjualan turun 1,7% karena pengeluaran terkait advertising and promotion (A&P) 4,2% lebih rendah. Namun, biaya pengeluaran umum dan administrasi (G&A) meningkat 15,9% karena beban gaji 32,4% lebih tinggi.

"Pos di bawah operasi sedikit membantu pendapatan karena beban bunga turun 88,3% menjadi Rp 32,6 miliar dan pendapatan lain-lain meningkat 71,9% menjadi Rp 194,2 miliar," jelasnya.

 




TERBARU

[X]
×